Sunday, December 17, 2017

Jika Muslim Ucapkan "Selamat Natal"

Muslim dan masalah ucapan selamat Hari Natal adalah masalah umat Islam yang kontroversial.

Hal ini terjadi karena menyangkut 2 hal penting yaitu keyakinan dan toleransi dalam beragama.

Hari Natal adalah hari suka cita bagi umat Nasrani merayakan atas
kelahiran Yesus yang mereka percayai sebagai Tuhan Sang Juru Selamat.
Jadi ini adalah keyakinan mereka bahwa Tuhan lahir ke Dunia sebagai Juru selamat manusia.

Bagi umat Islam, keyakinan adalah hal paling penting yang harus dipegang teguh dalam menjalankan agama.

Keyakinan ini harus selaras antara hati, ucapan dan tindakan.

Bagi muslim yang sangat ketat dalam masalah keyakinan, "mengucapkan selamat Natal" artinya menerima keyakinan bahwa Yesus adalah Tuhan yang Lahir ke dunia sebagai juru selamat, tentu saja ini tidak diperbolehkan. Karena dalam Ajaran Islam Yesus adalah Nabi Isa yang merupakan utusan Tuhan untuk Bani Israel.

Sementara itu ada sebagian juga muslim yang longgar dalam menjalankan agama. Bagi mereka ini hanya bagian dari toleransi bermasyarakat. Bagi muslim yang membolehkan ini "ucapan selamat natal" hanya sebatas lisan saja, atau dalam bahasa mudahnya ini hanya basa-basi saja.

Ada juga muslim yang membolehkan mengucapkan selamat natal dengan alasan bahwa ini adalah perayaan kelahiran Nabi Isa. namun alasan ini kurang kuat karena ada kontroversi kapan sebenarnya Nabi Isa itu dilahirkan. Ada sebagian orang yang mengatakan bahwa tanggal 25 Desember adalah berasal dari perayaan penyembahan mataharinya kaum pagan.

Selain itu ada yang membolehkan juga dengan alasan Keterpaksaan. Sebagian ulama yang hidup di dunia modern ini, memberikan kelonggaran dalam masalah ini, terutama dalam keadaan terpaksa dan terdesak.

Bentuk bentuk keterpaksaan itu antara lain, muslim yang tinggal di lingkungan mayoritas nasrani. Bila tidak mengucapkan selamat natal maka akan mendapatkan tekanan sosial.



Lalu Sikap mana yang seharusnya kita pilih?

Untuk itu marilah kita simak baik baik penjelasan berikut ini dan Anda putuskan sendiri

1. Toleransi Beragama (Tasamuh)

Dalam Islam Toleransi disebut dengan Tasamuh. sejak 14 abad lalu Islam telah mengenal ajaran ini.
Tasamuh adalah Rasa tenggang rasa dan saling menghormati antara sesama manusia. Saling menghormati dan menghargai hak-hak orang lain.

Hak setiap orang untuk melakukan apa yang telah menjadi haknya. Kita tidak boleh menggangu hak-hak orang lain.

Hak setiap orang untuk menjalankan apa yang diyakininya.
Setiap orang seharusnya menghormati dan menghargai keyakinan orang lain.

Hak setiap orang nasrani untuk merayakan Hari Natal karena apa yang diyakininya.
dan hak untuk setiap orang muslim juga untuk tidak mengucapkan selamat hari natal karena apa yang diyakininya.
Keduanya jika memang bertoleransi harusnya saling memahami hal ini.


2. Hari Raya Besar

Hari raya besar bagi umat Islam adalah Idul fitri dan Idul Adha.
Idul fitri merayakan keberhasilan seorang muslim setelah menyelesaikan puasa Ramadhan.
Idul Adha sebagai perayaan dalam ibadah Haji.
Ada juga perayaan kecil untuk merayakan kelahiran Rasulullah yaitu maulid Nabi.
Sebagian muslim merayakan hari kelahiran Rasulullah yang diyakini sebagai utusan Tuhan sebagai pembimbing umat manusia menuju keselamatan.


Sedangkan Hari Natal adalah hari raya umat Nasrani yang berlanjut sampai perayaan tahun baru.
Hari natal merayakan atas kelahiran Yesus yang diyakini sebagai kelahiran Tuhan sebagai juru selamat manusia.

Maka, jika boleh disandingkan
Hari Raya Natal itu seharusnya disandingkan Dengan Hari Maulid Nabi.
Karena persamaan dalam masalah kelahiran.

Lalu coba tanyakan kepada orang nasrani apakah mereka juga mau mengucapkan selamat hari maulid Nabi. Selamat atas kelahiran seorang Utusan Allah sebagai pembimbing manusia menuju keselamatan dunia dan akhirat.


Silahkan Anda pikirkan
maka sebenarnya Siapakah sebenarnya yang Bertoleransi dan tidak Bertoleransi itu.

Saturday, December 16, 2017

Kenapa Peradaban Islam Dulu Pernah Jaya dan Menjadi Pusat Dunia

Kejayaan peradaban Islam dapat tercapai karena beberapa faktor. Salah satu faktor besar nya adalah adanya pengelolaan wakaf yang profesional (WAKAF PRODUKTIF).

Salah satu pengelolaan aset wakaf adalah diperuntukan dalam pendidikan Islam yang diajarkan di Masjid-masjid.

Tidak hanya sebagai tempat untuk shalat, Masjid juga digunakan untuk tempat pendidikan dan pengajaran. Pada masa itu dikenal dengan nama Kutab.

Ini adalah sejenis tempat pendidikan yang mengajarkan berbagai macam ilmu keislaman. Kegiatan ini dilakukan tak lain sebagai upaya untuk mencerdaskan dan membangun peradaban umat Islam.

Dari masjid-masjid itu lahirlah beribu-ribu sekolah yang melahirkan ilmuwan-ilmuwan besar. Semua ini tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan umat Islam dalam mengelola aset wakaf.

Pendidikan dibiayai secara mandiri oleh umat melalui wakaf, sehingga melahirkan ilmuwan yang independen dan hanya berpihak pada kebenaran. Mereka tidak berhutang kepada siapapun yang mengharuskannya membawa misi tertentu.

Mereka menyebarkan ilmunya kepada umat dengan motivasi semata-mata karena Allah subhanahu wata'ala.


Di banyak negara muslim wakaf untuk pendidikan hingga kini masih terus dilakukan. Terutama dalam bentuk beasiswa, gaji pengajar, biaya riset, pembiayaan sarana dan prasarana pendidikan dan lain sebagainya.

Salah satu contoh wakaf untuk kepentingan ilmiah adalah Universitas Al-Azhar di Mesir yang telah berdiri lebih dari 1000 tahun. Hingga kini pembiayaan universitas kebanggaan umat ini dikelola dari harta wakaf.

Di Indonesia sendiri, juga dilakukan oleh umat Islam, meski pelaksanaanya belum optimal. Kebanyakan masyarakat Indonesia, baru mengenal wakaf tanah. Masih banyak yang belum mengenal wakaf produktif.

Aset wakaf Tanah di Indonesia sangat besar, namun sayangnya kebanyakan masih digunakan untuk hal yang kurang produktif seperti pertanahan kuburan, mendirikan sekolahan dan panti asuhan.



Pengelolaan aset wakaf untuk hal-hal produktif seperti untuk perhotelan, perkebunan dan pertanian belum banyak dilakukan. Padahal wakaf produktif dapat menjadi pemopang penting Ekonomi umat Islam.

Oleh sebab itu mari bersama-sama kita sebarkan dan galakan WAKAF PRODUKTIF.

Sunday, December 10, 2017

Awas! Bahaya Pandangan Mata Bisa Mencelakai Orang Lain

Pandangan Mata bisa mencelakai orang lain. Penyakit yang disebabkan oleh pandangan mata ini sering disebut dengan penyakit 'ain.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah saw bersabda yang artinya " Pengaruh pandangan mata ('ain) itu benar-benar ada, seandainya ada sesuatu yang bisa mendahulu takdir, 'ainlah yang dapat melakukannya."

Bahkan disebutkan oleh ustadz Husein Mubarak Lc, MA, bahwa A'in itu bahayanya lebih dasyat dari pada sihir. Kalau sihir prosesnya bertahap-tahap, sedangkan 'ain bisa langsung mencelakai langsung seseorang.

Ada dua macam penyebab:
1. karena pujian
2. karena hasad (Iri dengki)

Pujian seseorang yang tidak dibarengi dengan zikir kepada Allah seperti kalimat MasyaAllah bisa menyebabkan orang lain celaka.

Contohnya seseorang memuji ketampanan dan kecantikan orang lain dengan rasa kagum, jika tidak diawali atau diakhiri dengan ucapan Masya Allah atau Tabarakallah, bisa menyebabkan yang dipuji itu celaka.

Untuk Lebih jelasnya tentang masalah penyakit 'ain ini silahkan simak video berikut ini:



Jadi mari kita berhati-hati jika hendak memuji seseorang.

Rasa iri dan dengki seseorang juga bisa menyebabkan celakai orang lain hanya melalui pandangan mata saja.

Untuk mencegahnya maka kita biasakan untuk zikir pagi dan petang sebagaimana yang diajarkan Oleh para ulama.

Kita biasakan pula untuk membaca Ayat kursi dan 3 surat terakhir Al-Qur'an saat pagi, petang dan saat hendak tidur.

Sunday, December 3, 2017

Yuk! Berkunjung Ke Rumah Rasulullah, Sang Teladan Terbaik Umat

Ini adalah perjalanan syar'i kita untuk "berkunjung" ke kediaman Rasulullah saw, Sang suri tauladan terbaik umat manusia.

Ini adalah sebuah "Kunjungan" untuk melihat seluk beluk kehidupan dan tata krama pergaulan Rasulullah saw, sehingga kita bisa meneladani dan mempraktekannya dalam kehidupan kita saat ini.

Ini adalah perjalanan dan kunjungan kita sebagai umat Islam, melalui kitab-kitab dan riwayat-riwayat dari lisan para sahabat.


Perjalanan ini dimulai dengan......

melewati ruang dan waktu, kita kembali ke 14 abad silam. Tidak ada Hp, tidak ada TV, tidak ada motor, mobil dan kecanggihan alat lainnya..

Kita menuju ke sebuh kota yang bernama Al-madinah AnNabawiyah. Dari kejauhan mulai terlihat bangunan-bangunan kota. Mulai terlihat jelas sebuah bangunan persegi yang menjadi pusat kegiatan umat Islam, itulah Masjid Nabawi.

ilustrasi gambaran kota madinah masa rasulullah


Di samping masjid itu, terdapat sebuah bangun kecil sederhana, dengan berbagai isinya yang sederhana pula, inilah kediaman Rasulullah saw. Inilah sebuah rumah yang mengekpresikan siapa pemiliknya.

Rasulullah saw, sang nabi dan rasul terakhir umat manusia, membawa ajaran utama yaitu untuk menyempurnakan Akhlak manusia. Dialah suri tauladan terbaik umat manusia.

Beliau adalah yang paling zuhud terhadap dunia. Beliau tidak sekalipun menolehkan pandangan kepada kemewahan dan gemerlap harta benda dunia.

Beliau berkomentar tentang dunia yang fana ini: 
"Apa artinya dunia bagiku! Kehadiranku di dunia hanyalah
bagaikan seorang pengelana yang tengah berjalan di
panas terik matahari, lalu berteduh di bawah naungan
pohon beberapa saat, kemudian segera meninggalkannya
untuk kembali melanjutkan perjalanan." (HR. At-Tirmidzi) 


ilustrasi gambar masjid nabawi dan rumah rasulullah

Rumah beliau hanya berupa kamar-kamar untuk para Istri berbentuk sederhana yang dibangun dari batu yang tertata dan diolesi dengan tanah liat, Atapnya terbuat dari pepelah kurma. Kamar-kamar itu tidak begitu tinggi sehingga seseorang bisa menjangkai atap rumahnya.

Kita kemudian, berjalan ke arah rumah Rasulullah dan akhirnya kita menemui Rasulullah saw. Kita menatap Rasulullah yang tampan wajahnya bulat bagikan rembulan, luhur budi pekertinya, dengan tinggi yang pas, tidak pendek dan tidak terlalu tinggi. Perawakan beliau sangat indah dipandang, dengan dada yang bidang dan lebar, rambut beliau terurai sampai ke bagian bawah telinga. Saat kita bersalaman, tangannya terasa lembut dan hidung kita akan mencium aroma wangi yang sangat harum.

Saat kita berbincang dengan Rasulullah saw, beliau berbicara dengan nada perlahan dan dengan perkataan yang jelas dan terang lagi mudah dihafal oleh orang yang mendengarnya. Beliau adalah seorang yang rendah hati lagi lemah lembut. Saat berbicara kepada seseorang, beliau selalu memperhatikan tingat intelektual dan pemahaman orang itu dalam berkomunikasi.

Semua sifat dan akhlak kebaikan terkumpul pada diri Rasulullah saw. Beliau adalah penyantun dan penyabar. Setiap tutut katanya tersusun dalam kalimat yang rapi sehingga mudah dipahami orang yang mendengarnya.

Suatu ketika Seorang laki-laki datang menemui Rasulullah . Beliau
mengajak laki-laki itu berbicara sehingga membuatnya
menggigil ketakutan. Rasulullah berkata kepadanya:
"Tenangkanlah dirimu! Sesungguhnya aku bukanlah
seorang raja. Aku hanyalah putra seorang wanita
yang biasa memakan dendeng." (HR. Ibnu Majah)


Umatku..umatku...umatku..!!!
Itulah kata-kata terakhir Rasulullah yang menandakan begitu cintanya Rasulullah kepada umatnya.

Beliau adalah orang yang paling mengkhawatirkan umatnya. Ingatlah Ketika Rasulullah melakukan Isra' Mi'raj untuk menerima perintah Shalat, awalnya kewajiban shalat yang diperintahkan adalah 50 kali sehari, namun Rasulullah terus memohon kepada Allah swt untuk meringankan kewajiban utama umatnya ini sehingga akhirnya hanya diwajibkan 5 kali sehari.

Rasulullah selalu berhati-hati dalam tutur katanya dan tindakannya agar tidak menjadi syariat yang memberatkan umatnya. Rasulullah menginginkan agar kita, umatnya ini dapat masuk surga semuanya. Kelak di hari kiamat ketika hari kebangkitan tiba, di padang mashsyar, Rasulullah menjadi orang yang paling sibuk. Ketika semua orang meninggalkan dan tidak peduli kepada orang lain. Ketika bapaknya, ibunya, istrinya, anaknya, saudaranya, tidak peduli padanya, Rasulullah yang akan menolong dan memberi syafaatnya atas izin Allah swt.

Silahkan Anda Download EBOOK iniSEHARI DI KEDIAMAN RASULULLAH SAW

Wednesday, November 29, 2017

Inilah Jalan Anda Ke Surga Kelak, Jangan Sampai Ketinggalan

Jadikan Harta Kita Sebagai Jalan Menuju Surga


لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. [Ali Imran:92].




يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا أَنْصَارَ اللَّهِ كَمَا قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَارِيِّينَ مَنْ أَنْصَارِي إِلَى اللَّهِ ۖ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنْصَارُ اللَّهِ ۖ فَآمَنَتْ طَائِفَةٌ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَكَفَرَتْ طَائِفَةٌ ۖ فَأَيَّدْنَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَىٰ عَدُوِّهِمْ فَأَصْبَحُوا ظَاهِرِينَ


Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?" Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: "Kamilah penolong-penolong agama Allah", lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lain kafir; maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang. (As Shaaf ayat 14)

Sahabat Abdullah bin Umar Radhiyallahu ‘anhu berkata :

أَصَابَ عُمَرُ بِخَيْبَرَ أَرْضًا فَأَتَى النَّبِيَّ فَقَالَ أَصَبْتُ أَرْضًا لَمْ أُصِبْ مَالًا قَطُّ أَنْفَسَ مِنْهُ فَكَيْفَ تَأْمُرُنِي بِهِ قَالَ إِنْ شِئْتَ حَبَّسْتَ أَصْلَهَا وَتَصَدَّقْتَ بِهَا , فَتَصَدَّقَ عُمَرُ , أَنَّهُ لَا يُبَاعُ أَصْلُهَا وَلَا يُوهَبُ وَلَا يُورَثُ , فِي الْفُقَرَاءِ وَالْقُرْبَى وَالرِّقَابِ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالضَّيْفِ وَابْنِ السَّبِيلِ , لَا جُنَاحَ عَلَى مَنْ وَلِيَهَا أَنْ يَأْكُلَ مِنْهَا بِالْمَعْرُوفِ أَوْ يُطْعِمَ صَدِيقًا غَيْرَ مُتَمَوِّلٍ فِيهِ

Umar Radhiyallahu ‘anhu telah memperoleh bagian tanah di Khaibar, lalu ia datang kepada Nabi saw, seraya berkata,”Saya telah mendapatkan bagian tanah, yang saya tidak memperoleh harta selain ini yang asaya nilai paling berharga bagi saya. Maka bagaimana engkau, wahai Nabi memerintahkan aku dengan sebidang tanah ini?”

Lalu Beliau menjawab,”Jika engkau menghendaki, engkau wakafkan tanah itu (engkau tahan tanahnya) dan engkau shadaqahkan hasilnya,” lalu Umar menyedekahkan hasilnya.

Sesungguhnya tanah ini tidak boleh dijual, tidak boleh dihibahkan dan tidak boleh diwaris, tetapi diinfakkan hasilnya untuk fuqara, kerabat, untuk memerdekakan budak, untuk kepentingan di jalan Allah, untuk menjamu tamu dan untuk ibnu sabil. Orang yang mengurusinya, tidak mengapa apabila dia makan sebagian hasilnya menurut yang makruf, atau memberi makan temannya tanpa ingin menimbunnya.

[HR Bukhari no. 2565, Muslim 3085].

Syaikh Abdullah Ali Bassam berkata: Wakaf adalah shadaqah yang paling mulia. Allah menganjurkannya dan menjanjikan pahala yang sangat besar bagi pewakaf, karena shadaqah berupa wakaf tetap terus mengalir menuju kepada kebaikan dan maslahat.

WAKAF adalah Investasi Akherat yang sangat menguntungkan. Selama wakaf itu bermanfaat bagi manusia yang membutuhkan, selama itu pula orang yang wakaf akan mendapatkan pahala terus-menerus meski dia telah wafat.

JADI TUNGGU APA LAGI
SEGERA RAIH JALAN MENUJU SURGA INI


Anda bisa menyalurkan wakaf tunai dan Wakaf PRODUKTIF anda dengan mudah dengan melalui Badan-badan wakaf berikut ini:

BWI.or.id

➩ rumahwakaf.org

➩ wakafquran.org

➩ tabungwakaf.com

➩ globalwakaf.com


SEJARAH telah membuktikan bahwa wakaf telah menjadikan peradaban Umat Islam menjadi peradaban besar dan Maju.

Sunday, November 26, 2017

Buku Ustadz Abdul Somad: 37 Masalah Populer dan 77 Tanya Jawab Sholat

Buku Ustadz Abdul Somad menjadi salah satu buku yang banyak diminati. Hal ini tidak lepas dari ketenaran Sang Dai ini yang ceramahnya sangat populer di dunia maya. Pendapat-pendapatnya yang tegas yang didasarkan pada keilmuan syariah yang mumpuni sangat ditunggu-tunggu dan dijadikan rujukan oleh masyarakat Indonesia.

Begitu populernya sanga ustadz ini sehingga banyak ceramah-ceramahnya yang divideokan dan diupload di youtube. Kita bisa dengan mudah menonton ceramah dan memperhatikan serta memahami tentang berbagai masalah agama Islam yang disampaikan oleh Ustad Somad.

Namun demikian sebuah ceramah memiliki keterbatasan dalam hal rincian penjelasan tentang suatu masalah agama. Oleh sebab itu ada baiknya jika Anda ingin memahami lebih dalam lagi berbagai masalah agama yang dijelaskan oleh beliau Anda bisa membaca buku-buku karya beliau.

BUKU USTADZ ABDUL SOMAD BERJUDUL 37 MASALAH POPULER

Setidaknya ada dua buku yang cukup populer yang ditulis oleh beliau. Buku yang pertama adalah buku yang berjudul "37 Masalalah Populer". Buku ini membahas berbagai macam masalah agama yang sangat sering dan populer di Masyarakat.  Buku ini membahas berbagai macam Ikhtilaf atau perbedaan pendapat agama terutama yang terjadi di masyarakat Islam yang ada di Indonesia.

Buku ini sangat bagus untuk dijadikan rujukan dalam memahami 37 Masalah Ikhtilaf agama yang terjadi di masyarakat. Ini bisa menjadi bahan referensi dan pertimbangan dalam menghadapi dan mnyikapi perbedaan pemahaman masalah Agama Islam di Masyarakat.

Buku ini sangat kaya akan ilmu karena setiap masalah dibahas dan diselesaikan dengan merujuk berbagai macam pendapat para ulama-ulama besar.  Setiap masalah dijelaskan dengan menyajikan pendapat-pendapat dari ulama-ulama 4 Mazhab (Maliki, Hanafi, Syafii dan Hanbali)

BUKU USTADZ ABDUL SOMAD BERJUDUL 77 TANYA JAWAB SEPUTAR SHOLAT

Kedua adalah buku tentang masalah sholat. Buku ini juga sangat bagus untuk menjadi referensi seorang muslim dalam belajar menyempurnakan tata cara sholat.

Isinya lengkap membahas tata cara sholat mulai dari a sampai z, berbagai permasalahan yang sering timbul di masyarakat. Misalnya dibahas tentang bagaimana posisi tangan dan jari jemari, bagaimana bacaan dan gerakannya dan lainnya.

Seperti buku sebelumnya, dalam buku ini juga diketengahkan pendapat-pendapat dari 4 Mazhab.


Cara Mendapatkan Buku Ustadz Abdul Somad

2 Buku ini dengan mudah bisa Anda dapatkan secara online baik dalam bentuk digital maupun cetak.

Dalam bentuk digital anda bisa baca dengan cara download aplikasi ebook ini di playstore dan Anda bisa juga membaca dengan mendownload ebook pdf nya.

Silahkan Buka Ebook berikut

77 Tanya-Jawab Seputar Sholat (Google Drive)

37 Masalah Populer (Google Drive)


Namun setelah kami bandingkan antara versi digital dan versi cetaknya ada beberapa perbedaan. Contohnya buku 37 Masalah populer, versi digital halamannya berjumlah 250an, sedangkan versi cetaknya jumlah halamannya lebih dari 400.

Sehingga akan lebih baik lagi kami sarankan Anda membeli buku versi cetaknya.

Membaca Buku cetak akan sangat berguna dan banyak manfaat dari segi kesehatan jasmani dan Rohani pembaca. 

KENAPA LEBIH BAIK BACA VERSI CETAK?
Selain ada perbedaan, ada banyak alasan yang disebutkan oleh para peniliti tentang dampak kesehatan dari Ebook vs Buku cetak.

Buku cetak jauh lebih baik efeknya bagi kesehatan Anda. Ebook ternyata dapat merusak kesehatan Anda.

Friday, November 24, 2017

Cara Licik Inggris Menghancurkan Kekhalifahan Turki Usmaniyah

Pada tahun 1916, mata-mata Inggris di Saudi Arabia mulai bekerja. Dialah yang dikenal sebagai Lawrence Of Arabia.

Mata-mata Inggris ini dikirim ke Saudi Arabia berpenampilan seperti muslim (Red. baca juga kisah tentang Snouck Hugronce di Hindia Belanda).



Ada 2 aktor di Arabia, yang pertama adalah Syarif Al-Hussein yang ditunjuk oleh Khalifah di Instanbul untuk Wilayah Hijaz (Mekah dan Madinah) dan dia mengontrolnya.

Mekah dikontrol oleh batalion Arab, tapi madinah dibawah kontrol batalion Turki.

Saya sangat berharap bisa memahami mengapa khalifah bersikeras kalau Madinah dibawah Kontrol Batalion Turki di bawah pimpinan Fachri Pasya untuk mempertahankan Madinah. Saya tidak tahu kenapa...

Jadi pada saat mata-mata Inggris pergi ke Hussein, mereka memberi tawaran. Mereka menawarkan bulan kepadanya.

Kami akan membebaskan wilayah ini dari kekuasaan Turki Ustmani, dan kami akan memberikan anda kebebasan dan kemerdekaan, lalu Anda akan menjadi Raja di tanah Arab.



INGAT! Ingris tidak menyinggung masalah KHILAFAH, tapi membuatnya menjadi RAJA di ARAB.

dan Kami juga mempersiapkan untuk Anda 7 juta Poundsterling, pada masa itu nilainya sama dengan kekayaan Bill Gates pada masa sekarang.


Syarif Hussein, kakek buyut Abdullah (Raja Yordania), berkhianat kepada Nabi Muhammad saw.

BERKHIANAT.. 1400 tahun sejarah umat ini dizolimi.

Sudah secara jelas dan terang Allah SWT berfirman di dalam AlQuran pada surat Al-Maidah dimana Allah memerintahkan kepada kita:

"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu angkat Yahudi dan jangan pula kamu angkat Nasrani sebagai pemimpin kalian.."

Jangan membuat persekutuan dengan mereka..sehingga kamu menjadi tergantung kepada mereka dan tunduk serta melayani mereka. Allah mengatakan jangan lakukan itu.

mereka saling melindungi satu sama lainnya, siapa diantara kalian melayani dan bersekutu dengan mereka, kamu bukan lagi bagian dari umat ini.

Kamu menjadi bagian dari mereka, Allah tidak akan menunjuki kaum yang fasik.

Inilah yang persis dilakukan oleh Syarif Al Hussein dan diikuti oleh semua keturunannya dari masa itu sampai hari ini.

Syarif Hussein menerima 7 Juta Poundsterling dan bergabung menjadi anggota sekutu Inggris, dan mendeklarasikan kemerdekaan dari Khalifah Ustmaniyah.

Saat kekhalifahan kehilangan kontrol atas Haramain (Mekah dan Madinah) maka akan kehilangan legitimasinya sebagai kekhalifahan.



Jadi Inggris menganalisa.. Jika kita bisa merebut kendali terhadap Harramain (Mekah dan Madinah) kita pisahkan dari kekuasaan khalifah di Istanbul, maka legitimasi kekuasaan kekhalifahannya akan mulai kacau dan hancur.

Ini terjadi pada tahun 1916.

Lalu mata-mata Inggris tadi mendatangi aktor yang kedua, di semenanjung Arab.. Inggris benar-benar lihai dalam hal menipu.

Jika kamu ingin menghancurkan Khilafah, maka harus dipastikan bahwa khilafah itu tidak akan pernah bisa pulih dan bangkit lagi.

Bagaimana meyakinkan seluruh dunia Islam, dengan begitu banyaknya ulama, dan meyakinkan kepada seluruh dunia Islam bahwa Khilafah tidak ada lagi.

Bahkan lebih jauh dari itu, bukan hanya hancur dan tidak ada lagi, tapi meyakinkan bahwa khilafah tidak akan bisa didirikan dan dibentuk lagi.



Bagaimana cara melakukannya??

Jawabannya adalah mereka tidak hanya harus membebaskan Harramain (Mekah dan madinah) dari kekuasaan Khalifah di Istanbul, tapi mereka juga harus menempatkan pengganti kekuasaan khalifah di Harramain yang mana mereka sendiri tidak akan pernah mengklaim dirinya sendiri sebagai khilafah dan tidak akan membiarkan pihak mananpun juga mengklaim dirinya sebagai khilafah.

Semua orang-orang ini yang memegang kekuasaan di Harramain, maka Khilafah tidak akan pernah tegak kembali.

Sederhana kan??

Dan itulah kenapa mereka harus pergi ke Riyad untuk menemui Abdul Aziz Ibnu Saud.

Tapi abdul Aziz ibnu Zaud tidak memegang kekuasaan di Hijaz, jadi dia tidak mungkin menuntut cek 7 Juta poundsterling. Dia harus menyetujui angka yang lebih rendah dari itu.

Lalu apa yang ditawarkan Inggris kepadanya?

Jika kamu menerima kesepakatan dengan kami dan melanggar perintah yang sangat jelas di dalam Al-Quran, mengkhianati Allah dan RasulNya dan mengkhianati umat

Jika kamu mau melakukan itu, kami akan membayarmu 500.000 poundsterling perbulan. Dan Abdul Aziz pun menerimanya.

Pada tahun 1916 Abdul Aziz ibn Saud menandatangani kesepakatan dengan Inggris dan membuat pesekutuan militer dengan Inggris dan tunduk patuh kepada Inggris.

Pada saat para ikhwan dari angkatan militernya bertanya kepadanya..

Bagaimana bisa engkau membuat persekutuan dan kerjasama dengan Inggris? dan menerima uang ini dari Inggris 500ribu pound perbulan?

Abdul Aziz menjawabnya : Ini adalah JIZYAJ (Pajak), yang mereka bayar ke saya karena saya yang mengontrol mereka.

Seolah ada debu di mata mereka dan mereka menerimanya..

Sehingga Abdul Aziz bisa lolos dari pertanyaan itu.

Ini adalah Pengkhianatan yang besar dan ancaman yang berbahaya sekarang sudah di depan mata. Begitu Khilafah mengalami kehancuran, Abdul Aziz ibnu saud diberikan sesuatu yang dikenal dengan istilah "Green Light".

Dan dia akan menyerang serta mengambil alih kendali Harramain yaitu Mekah dan Madinah. Dan disaat dia berhasil melakukannya, dia tidak akan membuat kesalahan yaitu dengan menyatakan khilafah untuk dirinya sendiri. Dia juga tidak akan pernah mengizinkan pihak manapun juga untuk mengkalim sebagai Khilafah. Karena tidak ada satu pihakpun mampu mengambil alih kontrol dan kekuasaan Hijaz dan Harramain dari mereka karena mereka didukung oleh Inggris.

Selamat tinggal.. untuk Khilafah yang sudah hilang dan tidak akan pernah bisa dipulihkan dan ditegakan lagi.. tidak akan pernah...

Selama Inggris dan Amerika masih menjadi sekutu saudi dan pelindungnya, kita tidak akan pernah bisa menegakan dan memulihkan Khilafah.

Pada tahun 1919, Kekhalifan Ustmaniya dalam keadaan sekarat dan berantakan. Militer Inggris dan Jendal Allenby dengan banyak pasukan Arab dan Punjabi Muslim yang berperang di bawah kendali mereka, menyerang Tukri Usmani yang mempertahankan Yerusalem, dan Inggris mengalahkan Turki Usmani.

DAN MEMBEBASKAN TANAH SUCI YERUSALEM. INILAH HARI PALING BAHAGIA BAGI YAHUDI. karena sekarang hitungan mundurnya sudah dimulai dan zaman keemasan bagi mereka akan datang kembali.

Pada tahun yang sama, di saat kejatuhan Usmani dan Usmani kehilangan wilayah-wilayah non TUrki. Wilayah-wilayah Arab yang menjadi bagian Usmani jatuh dan lepas, militer Yunani sekarang menyerang daerah utama Turki yaitu Anatilia, dan rakyat Turki merasakan ketakutan yang sangat di hari mereka karena Yunani sangat membenci mereka dengan kebencian yang sangat parah.

Jadi sekarang Inggris memainkan perannya untuk menciptakan seorang Jenderal Turki yang muncul dari kalangan rakta Turki sebagai seorang juru selamat.. seakan turun dari surga dengan tangan yang bersandar pada sayap malaikat...untuk menyelamatkan rakyat Turki.

Di sebuh tempat yang bernama Galipoli seorang yang bernama Mustofa kemal Attaturk mengalahkan Inggris yang merupakan negara adikuas di dunia, lalu dia segera muncul sebagai pahlawan besar dalam sejarah Turki


(Sumber: Ceramah Sheikh Imron Husein)

Sunday, October 29, 2017

Dasyat! Film ini Akan Menyadarkan Anda Tentang Warisan Besar Islam

Sebuah film yang menguak sisi sejarah dunia yang dilupakan atau bahkan dirahasiakan oleh para ilmuwan sejarah modern.

Sejarah yang hampir tidak dikemukakan dan tidak ditulis di buku-buku sejarah baik yang ada di sekolah-sekolah maupun yang diluar sekolah.

Baru beberapa dekade akhir ini kini muncul usaha-usaha untuk menyebarkan sejarah yan terlupakan ini dalam berbagai cara, lewat buku dan lewat film ini juga.

Tonton Sekarang film ini, sebelum dihapus oleh youtube.



Dibuatnya film pendek ini tentunya bertujuan untuk menguak sejarah yang telah tenggelam oleh zaman dengan cara yang lebih menyenangkan. Dibuat lewat filmatografi yang bagus sehingga terasa lebih sebagai hiburan.

Tonton Juga Video Pendek Berikut ini:


Thursday, October 26, 2017

Benarkah Kucing Tak Berani Injak Al-Quran?

Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang dibolehkan dipelihara di rumah-rumah muslimin. Ada beberapa hadits yang membicarakan tentang kucing.

Perawi Hadits yang paling terkenal saja  bernama Abu Hurairah yang artinya Bapaknya Kucing.

Kucing merupakan binatang yang biasanya suka menjaga kebersihan sehingga lebih sehat daripada hewan peliharaan lainnya.

Akhir-akhir ini muncul video viral tentang kucing. Hal yang membuat heboh adalah bahwa kucing tidak berani menginjak Mushaf Al-Quran. Setidaknya ada 2 video yang direkam tentang "tak maunya kucing" menginjak Mushaf Al-Quran ini yang islamwiki temukan di youtube.

Silakan putar video berikut ini:

Namun perlu juga kita kritisi apakah ada hal lain yang membuat si kucing ini tidak mau menginjakkan kakinya pada Mushaf Al-Quran?


Selain video tersebut yuk putar juga video tentang kucing-kucing yang ada di area Masjidil Haram.


Saturday, October 14, 2017

Mengungkap Alam Jin dan Rahasianya - Mendalami Dunia Makhluk Ghaib

Bismillahhirohman.

Semua pujian dan syukur kepada Allah SWT, dan Shalawat serta salam untuk Rasul-Nya.

dunia  jin dan rahasianya



Saudara yang terkasih dalam Islam, kami ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan diri yang besar yang Anda berikan di dalam diri kami, dan kami memohon kepada Allah SWT untuk membantu kami melayani tujuan-Nya dan memberikan pekerjaan kami hanya untuk Nya.

Menjawab pertanyaan Anda, kami ingin mengutip fatwa berikut yang dikeluarkan oleh Sheikh M. S. Al-Munajjid, seorang dosen dan penulis Muslim terkemuka di Saudi, yang menyatakan:

Allah SWT telah menciptakan makhluk-makhluk tertentu, beberapa di antaranya diketahui oleh kita dan beberapa di antaranya tidak.




DOWNLOAD AYAT-AYAT RUQYAH 
PENGUSIR JIN SYETAN

DOWNLOAD DI SINI KLIK ]
(8,42 MB)

Dalam kapasitasnya sebagai wakil Allah di bumi, manusia ditahbiskan oleh Allah untuk menyembah Dia Sendiri tanpa sekutu. Akibatnya, kita tidak boleh terserap dalam cerita tentang jin, karena ini bukan bentuk pemujaan.

Alquran dan Sunnah menunjukkan bahwa jin ada, dan bahwa ada tujuan keberadaan mereka dalam kehidupan ini, yaitu menyembah Allah Sendiri tanpa pasangan atau rekan. Allah SWT berfirman: "Dan aku (Allah) tidak menciptakan jin dan manusia, kecuali mereka harus menyembah-Ku" (Adh-Dhariyat: 56)

Para Ulama tidak sepakat mengenai perbedaan antara jin dan setan. Beberapa dari mereka mengatakan bahwa kata jin lebih jauh  mencakup jin dan juga setan. Kata itu juga termasuk jin yang beriman dan tidak beriman. Allah SWT berfirman, "Dan di antara kita ada orang benar dan di antara kita ada yang jauh dari itu. Kita adalah kelompok yang memiliki peraturan yang berbeda. "(Al-Jinn: 11)" Dan ada diantara kita beberapa yang telah menyerah (kepada Allah) dan ada diantara kita beberapa yang tidak adil. Dan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, maka jalan itu benar. "(Q.S. Al-Jinn: 14)

Namun, kata setan atau shaytan digunakan untuk menyebut orang-orang yang tidak percaya di antara jin. Allah SWT berfirman, "... dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.." (Al-Isra ': 27)

Dunia jin adalah dunia yang independen dan terpisah dengan sifat dan sifatnya yang berbeda yang tersembunyi dari dunia manusia. Jin dan manusia memiliki kesamaan, seperti kemampuan untuk memahami dan memilih antara yang baik dan yang jahat. Kata jin berasal dari bahasa Arab yang berarti "tersembunyi dari pandangan". Allah SWT berfirman: "... Sesungguhnya dia (setan) dan tentaranya dari jin atau sukunya melihat Anda dari tempat Anda tidak dapat melihat mereka ..." (Al-A`raf: 27)

Allah telah memberi tahu kita di dalam Kitab-Nya esensi dari mana jin diciptakan. Dia berkata: "Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. ." (Al-Hijr: 27) `A'ishah (semoga Allah berkenan dengan dia) mengatakan bahwa Nabi (saw) berkata: "Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah dijelaskan kepada Anda." (HR. Muslim)

Video Penjelasan Tentang Penampakan Hantu



Jenis jin

Allah telah menciptakan berbagai jenis jin. Di antara mereka ada beberapa yang bisa mengambil berbagai bentuk seperti anjing dan ular; beberapa yang seperti angin terbang dengan sayap; dan beberapa yang bisa bepergian dan beristirahat. Abu Tha'labah al-Khushni mengatakan bahwa Nabi (saw) mengatakan: "Jin terdiri dari tiga jenis: jenis yang memiliki sayap dan terbang di udara; jenis yang terlihat seperti ular dan anjing; dan tipe yang berhenti untuk beristirahat kemudian melanjutkan perjalanannya. "(Dilaporkan oleh At-Tahawi di Mushkil Al-'Athar)

Jin dan anak-anak Adam

Setiap individu di antara anak-anak Adam memiliki jin yang telah ditunjuk untuk menjadi teman tetapnya (qarin). Ibnu Mas'ud meriwayatkan bahwa Nabi (saw) bersabda: "Rasulullah saw. Bersabda: 'Tidak ada satu di antara kamu yang tidak memiliki jin yang ditunjuk untuk menjadi pendampingnya terus menerus. "Mereka berkata, 'Dan Anda juga, wahai Rasulullah?' Dia berkata, 'Aku juga, tapi Allah telah membantu saya dan dia telah menyerahkannya, sehingga dia hanya membantu saya untuk berbuat baik.'" Dilaporkan oleh Muslim)

Kekuatan mereka

Allah telah memberikan kekuatan jin yang tidak diberikannya kepada manusia. Allah telah memberi tahu kita tentang beberapa kekuatan mereka seperti kemampuan untuk bergerak dan melakukan perjalanan dengan cepat. Salah satu jin berkata kepada Nabi Sulaiman as bahwa dia akan membawa tahta Ratu Yaman ke Yerusalem dalam sekejap, lebih cepat dari waktu yang dibutuhkan seseorang untuk bangkit dari tempat dia duduk.

Allah SWT berfirman: "Berkata Sulaiman: "Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri". (38) Berkata 'Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: "Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya". (39)  "(An-Naml: 39-40)

Makanan dan minuman jin

“Dari Ibnu Mas’ud ra berkata: “Pada Suatu hari kami (para sahabat rasul) berkumpul bersama Rasulullah SAW. tiba-tiba kami kehilangan beliau, lalu kami mencarinya di lembah-lembah dan kampung-kampung (namun kami tidak menemukan Rasul). Kami lalu berkata: “Rasulullah Saw telah diculik dan disandera”. Pada malam itu, tidur kami betul-betul tidak menyenangkan.

Ketika pagi hari tiba, terlihat Rasulullah SAW sedang bergegas menemui kami dari arah sebuah gua yang berada di tengah padang pasir. Kami lalu berkata: “Ya Rasulullah Saw, malam tadi kami betul-betul kehilangan Anda, lalu kami cari-cari kesana kemari akan tetapi kami tidak menemukan anda. Lalu kami tidur dengan sangat tidak menyenangkan”.

Rasulullah SAW kemudian bersabda: “Malam tadi aku didatangi oleh utusan dari kelompok Jin, ia membawaku pergi menemui kaumnya untuk mengajarkan al-Qur’an”.

Ibnu Mas’ud kemudian berkata kembali: “Lalu kami diajak oleh Rasulullah untuk melihat bekas-bekas tempat dan perapian mereka (kelompok jin)”.

Para jin itu kemudian bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai makanan mereka. Rasulullah SAW menjawab: “Makanan kalian itu (wahai golongan jin) adalah setiap tulang yang masih ada sisa-sisa dagingnya yang berada di tangan kalian dan ketika memakannya tidak disebutkan nama Allah serta semua tahi (kotoran) binatang ternak kalian”.

Rasulullah SAW kemudian melanjutkan sabdanya: “Oleh karena itu, janganlah kalian (para sahabat) beristinja (membersihkan najis seperti habis buang air kecil atau besar dengan menggunakan batu atau benda lainnya selain air) dengan keduanya (tulang dan kotoran binatang), karena keduanya itu adalah makanan saudara kalian (golongan jin)” (H.R. Muslim No. 682)

Jin beriman dapat memakan tulang mana pun yang nama Allah telah disebutkan, karena Rasulullah saw. Tidak mengizinkan mereka untuk memiliki sesuatu yang nama Allah belum disebutkan - yaitu untuk jin yang kafir.

Binatang jin

Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Ibn Mas'ud, yang telah dikutip di atas, jin tersebut meminta Rasulullah saw. Untuk bekal, dan dia berkata kepada mereka: "... dan (Anda dapat memiliki) semua tahi (kotoran) binatang ternak kalian”.  "

Tempat tinggal jin

Jin tinggal dimana kita tinggal di bumi ini. Mereka kebanyakan ditemukan di reruntuhan dan tempat-tempat najis seperti kamar mandi, tempat pembuangan kotoran, tempat pembuangan sampah dan kuburan. Oleh karena itu Nabi (saw) mengajari kita untuk berhati-hati saat memasuki tempat-tempat seperti itu, dengan membaca zikir (menyebutkan nama Allah) yang ditentukan oleh Islam.

Salah satu dari ini dilaporkan oleh Anas ibn Malik ra., Yang mengatakan: "Ketika Rasulullah (saw) masuk ke toilet, dia akan berkata, 'Allahumma inni a'udhu bika min al-khubuthi wal-khaba'ith (ya Allah, aku mencari perlindungan denganmu dari semua kejahatan dan kejahatan (kejahatan dan kejahatan)]. "

Beberapa jin adalah Muslim dan beberapa adalah non-Muslim

Allah mengatakan kepada kita bahwa beberapa jin berkata "Dan ada diantara kita beberapa yang telah menyerah (kepada Allah) dan ada diantara kita beberapa yang tidak adil. Dan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, maka jalan itu benar. "(Al-Jinn: 14)

Perlindungan dari bahaya jin

Karena jin bisa melihat kita sementara kita tidak dapat melihat mereka, Nabi (saw) mengajari kita banyak cara untuk melindungi diri kita dari bahaya mereka. Mereka mencari perlindungan dari Allah dari syetan terkutuk, membaca surat Al-Falaq dan tAn-Nas, dan mengucapkan kata-kata yang diucapkan oleh Allah di dalam Al Qur'an. Allah SWT berfirman, "Dan katakanlah: "Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan.  Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku"(Al-Mu'minun: 97-98)

Mengucapkan Bismillah (Dengan Nama Allah) sebelum memasuki rumah, makan atau minum seseorang, dan melakukan hubungan intim akan menjaganya dari Setan untuk masuk rumah atau mengambil bagian dalam makanan, minuman dan aktivitas seksualnya. Begitu pula menyebut nama Allah sebelum masuk toilet atau melepas pakaian seseorang akan mencegah jin untuk melihat seseorang dalam keadaan menanggalkan baju atau merugikannya. Nabi saw. Bersabda: "Untuk memasang penghalang yang akan mencegah jin untuk melihat anak-anak Adam, biarlah salah seorang dari kalian mengatakan 'Bismillah' saat memasuki toilet." (Dilaporkan oleh At-Tirmidzi)


Kekuatan iman dan agama pada umumnya juga akan mencegah jin melukai seseorang, sehingga jika mereka bertengkar, orang yang memiliki keyakinan akan menang. Ibnu Mas'ud (ra dengan dia) berkata: "Seorang pria dari kalangan Sahabat Muhammad bertemu dengan seorang pria dari kalangan jin. Mereka bergumul, dan manusia merobohkan jin. Manusia berkata kepadanya, 'Anda terlihat kecil dan kurus pada saya, dan lengan Anda terlihat seperti kaki depan seekor anjing. Apakah semua jin terlihat seperti ini, atau hanya Anda? 'Dia berkata,' Tidak, demi Allah, di antara mereka saya kuat, tapi mari kita bergulat lagi, dan jika Anda mengalahkan saya, saya akan mengajarkan sesuatu yang akan Anda lakukan dengan baik. 'Orang itu lalu berkata,' Baiklah. 'Dia berkata,' mengucapkan (ayat Kursi) artinya: "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. "(Al-Baqarah: 255) Manusia berkata, 'Baiklah.' Dia berkata, 'Anda tidak akan pernah melafalkan ini di rumah Anda tkecuali syetan akan keluar dari sana seperti seekor keledai yang memecahkan angin, dan dia tidak akan pernah kembali sampai besok pagi. '"(Dilaporkan oleh Ad-Darami)

Untuk informasi lebih lanjut lihat `Aalam Al-Jinn wa Ash-Shayatin oleh `Umar Sulayman Al-Ashqar."

Tulisan ini diterjemahkan dari situs : https://archive.islamonline.net/?p=643

Friday, October 13, 2017

Ayat-ayat Al-Quran Tentang Jin, Syaitan dan Iblis

Jin, Syetan dan Iblis adalah makhluk yang namanya ini diceritakan berulang-ulang di dalam Al-Qur'an. Secara tegas dinyatakan dalam Al-Quran bahwa "Syetan adalah MUSUH yang NYATA".

Berikut ini adalah list ayat-ayat Al-Qur'an yang mengandung kata-kata JIN, SYETAN dan IBLIS

AYAT TENTANG JIN

Jin adalah Makhluk Allah yang diciptakan oleh Allah SWT dari Api yang menyala. Mereka adalah kebanyakan pendusta, mereka menipu manusia dengan bisikan jahat dan angan-angan kosong.

Banyak manusia yang disesatkan oleh jin, mereka berbohong tentang segal hal sehingga membuat manusia merasa takut, akhirnya manusia terjerumus pada kesyirikan, dengan menghamba pada Jin.



Berikut ini adalah ayat-ayat Al-Quran yang mengandung kata JIN.

Al-An'am ayat 100
Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.

Al-An'am Ayat 112
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.

Al-An'am ayat 128
Dan (ingatlah) hari diwaktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): "Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia", lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian dari pada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami". Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)". Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

Al-An'am ayat 130
Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.

Al-A'raf ayat 38
Allah berfirman: "Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka), dia mengutuk kawannya (menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu: "Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka". Allah berfirman: "Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahui"

Al-A'raf ayat 179
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

Hud ayat 119
Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan. (117)
Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, (118) kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya. (119)

Q.S. AlHijr
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. (26) Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. (27)

Q.S. Al-Isra' ayat 88
Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain".

Q.S. AlKahfi ayat 50
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim.

Q.S. An-Naml
Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). (17)

 Berkata Sulaiman: "Hai pembesar-pembesar (Jin), siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri". (38) Berkata 'Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: "Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya". (39)

Q.S. AsSajdah ayat 13
Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk, akan tetapi telah tetaplah perkataan dari pada-Ku: "Sesungguhnya akan Aku penuhi neraka jahannam itu dengan jin dan manusia bersama-sama".

Q.S. Saba'
Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala. (12) Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih. (13) Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam siksa yang menghinakan. (14)

Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu". (41)

Q.S. AsShaffat
Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka), (158) Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan, (159)

Q.S. Shad
Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat. (34) Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi". (35) Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya, (36) dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan semuanya ahli bangunan dan penyelam, (37) dan syaitan yang lain yang terikat dalam belenggu. (38) Inilah anugerah Kami; maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab. (39) Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik. (40)

Q.S Fussilat
Dan Kami tetapkan bagi mereka teman-teman yang menjadikan mereka memandang bagus apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka dan tetaplah atas mereka keputusan azab pada umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari jinn dan manusia, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi. (25)

Dan orang-orang kafir berkata: "Ya Rabb kami perlihatkanlah kepada kami dua jenis orang yang telah menyesatkan kami (yaitu) sebagian dari jinn dan manusia agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami supaya kedua jenis itu menjadi orang-orang yang hina". (29)

Q.S. Al-Ahqaf ayat 18
Mereka itulah orang-orang yang telah pasti ketetapan (azab) atas mereka bersama umat-umat yang telah berlalu sebelum mereka dari jin dan manusia. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi.

Ad-Dzariyat ayat 56
 Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.


Ar-Rahman
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar, (14) dan Dia menciptakan jin dari nyala api. (15) Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (16)

Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin. (31) Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (32) Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan. (33) Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (34) Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya). (35) Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (36) Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. (37) Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (38) Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya. (39) Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (40)

Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin. (56)

Q.S. AL-Jinn
Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan, (1)... dstnnya.. (Baca satu surat lengkap surat Al-Jinn - surat ke 72).

Dan bahwasanya: orang yang kurang akal daripada kami selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah, (4) dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah. (5) Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan. (6) Dan sesungguhnya mereka (jin) menyangka sebagaimana persangkaan kamu (orang-orang kafir Mekah), bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan seorang (rasul)pun, (7)


Q.S. An-Naas
Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. (1) Raja manusia. (2) Sembahan manusia. (3) Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, (4) yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, (5) dari (golongan) jin dan manusia. (6)

AYAT TENTANG IBLIS

Iblis adalah Makhluk Allah SWT dari kalangan Jin yang membangkang perintah Allah, yaitu ketika Allah memerintahkan untuk bersujud di hadapan Adam, Iblis menolaknya karena kesombongannya, dia merasa lebih baik dari Adam karena diciptakan dari Api. Iblis akan tetap hidup sampai hari kiamat tiba. Iblis dan bala tentaranya baik dari Golongan Jin dan Manusia akan terus menjerumuskan manusia agar menempuh jalan ke Neraka.

Q.S ALBAQARAH
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir. (34)

Q.S  Al-A'RAF
Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Bersujudlah kamu kepada Adam", maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud. (11)
Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah". (12) Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina". (13) Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan". (14) Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh". (15) Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, (16) kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). (17) Allah berfirman: "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya". (18)

Q.S. AlHIJR
Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud. (29) Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, (30) kecuali iblis. Ia enggan ikut besama-sama (malaikat) yang sujud itu. (31)

Allah berfirman: "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu?" (32) Berkata Iblis: "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk" (33) Allah berfirman: "Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, (34) dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat". (35) Berkata iblis: "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan, (36) Allah berfirman: "(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, (37) sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan, (38) Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, (39) kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka". (40)

Q.S. AL-ISRA'
Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu semua kepada Adam", lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: "Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?" (61) Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil". (62) Tuhan berfirman: "Pergilah, barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup. (63) Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka. (64) Sesungguhnya hamba-hamba-Ku, kamu tidak dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhan-mu sebagai Penjaga". (65)

Q.S. Al-KAHF
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim. (50) Aku tidak menghadirkan mereka (iblis dan anak cucunya) untuk menyaksikan penciptaan langit dan bumi dan tidak (pula) penciptaan diri mereka sendiri; dan tidaklah Aku mengambil orang-orang yang menyesatkan itu sebagai penolong. (51)

Q.S. Thaha
Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam", maka mereka sujud kecuali iblis. Ia membangkang. (116) Maka Kami berkata: "Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka. (117) Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang, (118) dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya". (119) Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: "Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?" (120)

Q.S. ASSHU'ARA
dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat", (91) dan dikatakan kepada mereka: "Dimanakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya) (92) selain dari Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?" (93) Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat, (94) dan bala tentara iblis semuanya. (95) Mereka berkata sedang mereka bertengkar di dalam neraka: (96) "demi Allah: sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata, (97) karena kita mempersamakan kamu dengan Tuhan semesta alam". (98) Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang yang berdosa. (99)

Q.S. SABA'
Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman. (20) Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu. (21)

Q.S. Shad.
kecuali iblis; dia menyombongkan diri dan adalah dia termasuk orang-orang yang kafir. (74) Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?". (75) Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah". (76) Allah berfirman: "Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk, (77) Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan". (78) Iblis berkata: "Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan". (79) Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, (80) sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat)". (81) Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, (82) kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka. (83)

AYAT TENTANG SYAITAN

Syaitan atau syetan adalah suatu sifat baik dari Jin dan Manusia yang menghamba pada Iblis, yaitu sifat jahat untuk menentang atau membangkang atas segala perintah Allah SWT, yang timbul dari hawa nafsu. Syetan itu bisa berasal dari Golongan Jin maupun dari Golongan Manusia.

Q.S. AL-Baqarah
Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan". (36)

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.(168)

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.(208)

Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui. (268)

Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (275)

Q.S. Ali Imran
Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk". (36)

Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu, hanya saja mereka digelincirkan oleh syaitan, disebabkan sebagian kesalahan yang telah mereka perbuat (di masa lampau) dan sesungguhnya Allah telah memberi maaf kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. (155)

Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman. (175)

Q.S. An Nisa'
Dan (juga) orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka karena riya kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Barangsiapa yang mengambil syaitan itu menjadi temannya, maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya. (38)

Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. (60)

Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah. (76)

Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu). (83)

dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka meubahnya". Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata. (119)

Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka. (120)

Q.S. AL-Maidah
Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). (91)

Q.S. Al-An'am
Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan syaitanpun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.(43)

Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika syaitan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim itu sesudah teringat (akan larangan itu).(68)

Dan di antara hewan ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. Makanlah dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (142)

Q.S. Al-A'raf
Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)". (20)

maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: "Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?" (20)

Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman. (27)

Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat. (175)

Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah. (200)

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya. (201)

Q.S. Al- Anfal
(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kaki(mu). (11)

Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: "Tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah". Dan Allah sangat keras siksa-Nya. (48)

Q.S. Yusuf
Ayahnya berkata: "Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan)mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia". (5)

Dan Yusuf berkata kepada orang yang diketahuinya akan selamat diantara mereka berdua: "Terangkanlah keadaanku kepada tuanmu". Maka syaitan menjadikan dia lupa menerangkan (keadaan Yusuf) kepada tuannya. Karena itu tetaplah dia (Yusuf) dalam penjara beberapa tahun lamanya. (42)

Dan ia menaikkan kedua ibu-bapanya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. Dan berkata Yusuf: "Wahai ayahku inilah ta'bir mimpiku yang dahulu itu; sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. Dan sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaku, ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah syaitan merusakkan (hubungan) antaraku dan saudara-saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (100)


Wednesday, September 13, 2017

Adab-Adab Islam: Belajar Menjadi Muslim Yang Berakhlak Mulia

Adab  Muslim Kepada Orang Tua

Seorang Muslim mempercayai akan adanya hak terhadap kedua orang tua dan juga untuk mentaati mereka serta harus berbuat ihsan kepada keduanya.

Hal ini bukanlah dikarenakan keduanya yang menyebabkan adanya dia atau karena keduanya telah memberikan segala kebaikan mereka untuknya.

 Akan tetapi karena  Allah SWT telah mewajibkan kepada seorang anak untuk mentaati dan berbuat baik serta berbuat ihsan kepada keduanya, sampai-sampai Allah mengaitkan atau menyandingkan hak orang tua yang menjadi kewajiban anak dengan ibadah kepada Allah.

Allah berfirman dalam Surat Al Isra' ayat 23-24 yang artinya:

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil."

Oleh karena itu, seorang muslim ketika mengakui terhadap hak-hak orang tua dan dia melaksanakannya, maka sempurnalah ketaatan kepada Allah dan melaksanakan wasiat Allah.

adab dan akhlak terpuji pergaulan muslim


Adapun adab/ hak kepada kedua orang tua adalah:

1. Mentaati keduanya dalam setiap apa yang keduanya perintahkan atau yang mereka larang selama tidak untuk berbuat maksiat kepada Allah dan menentang syariat Allah.

Hal ini ditegaskan dalam firman-Nya QS. Al Ankabut ayat 8 yang artinya:

"Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu- bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. "


2. Menghormati, mengagumi, merendahkan diri, dan memuliakan keduanya baik dengan perkatan maupun perbuatan, jangan membentak, meninggikan suara melebihi suara keduanya, dan jangan bepergian kecuali dengan izin dan ridho mereka.

3. Berbuat baik kepada keduanya sesuai kemampuannya.

4. Bergaul dengan kasing sayang sebagaimana mereka mereka mengasihinya dan mendoakan keduanya dan memohonkan ampun bagi keduanya. Menunaikan janji mereka dan memuliakan kerabat keduanya.

Adab Kepada Saudara Kandung

Sesungguhnya kedekatan manusia setelah kepada orang tuanya adalah kepada saudara-saudaranya. Oleh karena itu sudah sepantasnya bagi seorang muslim untuk:

  • Menghormati mereka dalam segala hal dan mencintai dengan setulus hati.
  • Mengkhususkan kepada kakak laki-laki maupun perempuan dengan menganggap mereka setara dengan kedudukan orang tua, maka laksanakan nasehat mereka dan jangan menentang perintah mereka. Rasulullah telah bersabda yang artinya: "Hak Saudara tua (kakak) terhadap adik mereka seperti hak orang tua terhadap anak." 
  • Menolong saudara sesuai kemampuan untuk menolong. Rasulullah bersabda yang artinya: "Perumpamaan dua orang saudara adalah seperti kedua tangan yang membersihkan  salah satunya kepada yang lainnya".


Adab Kepada Saudara Muslim

QS.  Al Hujurat ayat 10 yang artinya :  Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

Rasulullah saw bersabda yang artinya: orang mukmin terhadap mukmin lainnya seperti  dua bangunan yang keduanya saling menopang."

 QS. AnNisa` ayat 86 yang artinya: Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.


Adab kepada Tetangga

Tetangga merupakan orang yang tinggal di sekeliling rumah kita. Bagi seorang muslim ada hak-hak tetangga yang harus dilaksanakan, diantaranya:

1. Jangan pernah menyakiti tetangga. 

Rasulullah saw bersabda yang artinya: Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir maka janganlah menyakitinya tetangganya."

2. Berbuat ihsan kepada tetangga.

 Rasulullah saw terlah bersabda yang artinya: " Barang siapa beriaman kepada Allah dan hari akhir maka berbuat ihsanlah kepada tetangganya."

Friday, September 1, 2017

Inilah Cara Elite Global Merampok Kekayaan Rakyat

Lihatlah dunia saat ini apa yang sedang terjadi pada perekonomian dunia?
Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Kesenjangan antara keduanya makin besar.




(Ceramah Sheik Imron Husein)

Suatu hari Eropa diserang dari dalam. Dan eropa yang tadinya kristen, tiba-tiba kehilangan kekristenannya.

Saat Eropa memeluk kristen selama berabad-adab, Orang kristen Eropa berperang melawan riba. Ya, Orang kriten Eropa melawan riba.

Bahkan buku yang terbaik tentang riba ditulis oleh penulis dari Inggris.

Siapa namanya?

Willian Shakespeare

Buku Yang Mana?
Merchant of Venice.

 Saya tidak akan membahas buku itu, karena itu akan memakan waktu tiga jam untuk menjelaskan betapa cerdasnya William Shakespeare di buki ini.

Anda bisa mendapatkannya di analisisku di perpustakaan, di buku besarku tentang riba. Di Merchant of Venice anda bisa mengetahui usaha yang dilakukan oleh orang-orang kristen Eropa untuk memastikan pelarangan riba.

Ada buku lain, tetapi tidak se terkenal bukunya William Shakespeare.

Buku ini juga klasik, catat! ini mungkin membuatmu ingin mencarinya di Perpus. Judulnya Religion and The Rise of Capitalism.

Aku akan menulis ulang buku ini di Darul Ulum ini. Di Karang oleh R.W. Tawney.

Dalam buku ini Tawney mencatat perjuangan orang Kristen melawan riba di Eropa.

Tapi saat revolusi Perancis terjadi. Tulang punggung dari gereja kristen terpatahkan di Eropa Barat.

Dan di Eropa Timur, dipatahkan oleh Revolusi Boljevick di Rusia.

Dan ketika tulang punggung kristen di Eropa telah patah. Yahudi merasa senang. Karena kristen telah berpedang dengan Yahudi selama berabad-abad di Eropa.

Orang kristen tidak mengizinkan Yahudi untuk meminjamkan uang dengan bunga. Sedangkan Yahudi selalu ingin meminjamkan uang dengan bunga.

Mengapa? karena mereka telah mengubah Taurat, kurasa ini sudah kujelaskan pada kalian.

Mereka menggati taurat, taurat yang turun dari Allah yang melarang riba. Mereka merubahnya menjadi
"bahwa haram bagi yahudi untuk meminjamkan uang kepada yahudi lain, tapi halal jika kepada bukan Yahudi."

Silahkan periksa, cari sendiri di perpus, Aku punya rangkumannya di bukuku.

Jadi mereka yang meminjamkan uang, mengganti kata-kata Allah. Allah SWT menjelaskan hal ini di Al-Quran dalam surat An-Nisa. Apa yang aku katakan ini sangatlah ampuh "..."

An Nisa ayat 161 " dan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang dari padanya,,,"..

Dari situlah kita tahu bahwa mereka telah merubah taurat.

Dari Revolusi Perancis inilah ekonomi yang berdasarkan riba muncul di Eropa untuk pertama kalinya. Lalu dengan Revolusi Boljevic di Eropa Timur, kemungkinan riba masuk Eropa Timur jadi terbuka.

Tapi bank di Eropa tidak hanya meminjamkan uang dengan bunga. Ekonimi Eropa bukan sekedar menghasilkan makhluk aneh yang disebut bank ini.

Bank ini melakukan sesuatu yang lebih dari sekedar meminjamkan uang dengan bunga.

Apa yang dilakukan bank ini dimulai di Perancis oleh orang Inggris. Yang dilakukan bank adalah mulai mengeluarkan kertas sebagi uang. Kertas sebagi uang.

Dan ketika pemerintah melihat bank menjadi kaya dengan mengeluarkan kertas sebagai uang, lalu pemerintah mengambil alih kertas itu.

Lalu Eropa mengirimkan tentaranya. Para tentara Eropa tanpa ras malu mengacungkan pedangnya, lalu mengatakan bahwa Islamlah yang mengacungkan pedang,. Sebenarnya merekalah yang mengacungkan pedang.

Lalu menundukan seluruh dunia non Eropa. Lalu seluruh dunia tunduk di ujung pedangnya dan Eropa menjadi penguasa dunia.

Setelah Eropa menguasi dunia, salah satu hal terpenting yang ingin dilakukan Eropa adalah mengganti uang sungguhan dengan sistem uang kertas.

Dan mereka berhasil, karena sarjana-sarjana Islam makan halwa (ledekan untuk orang makan Sejenis permen/dikempongi)

Eropa tidak kakan melakukan dekolonisasi lalu menyerahkan Mesir kepada Muhammad Nagiman Jamal Abdul Nazer, agar mereka menabuh drum sambil berteriak "Kami merdeka", tidak pula menyerahkan Indonesia kepada Ahmad agar orang-orang Indonesia melompat kegirangan "Kami Merdeka".

Tidak pula menyerahkan ke Malaysia kepada Tengku Abul Rahman, tidak pula Pakistkan kepada Muhammad Ali Jinnal.... dan lainny...

Dan para penduduk asli mulai menari dan memukul drum sambil berteriak "Kami telah mendapatkan sesuatu yang disebut MERDEKA"...

Sedangkan Eropa tertawa sambil guling-guling di belakang tembok..."

"Lihat mereka, buta seperti kelelawar."

Eropa tidak akan pernah melakukan dekolonisasi. Hingga akhirnya sistem keuangan baru terwujud, mereka mengganti uang sungguhan dengan uang kertas.

Pada permulaan saat uang kertas dikenalkan. Kertas itu dapat ditebus dengan emas. Artinya dapat ditukar dengan emas (nilainya tetap karena uang kertas tersebut merupakan sertifikat emas).

Di Amerika Serikat sampai tahun 1920an, kau bisa membawa sertifikat 20 dollar ke bank manapun dengan menukarnya dengan 1 ons emas (28,34 gram).

Jika seseorang ingin memotong lehermu, Dia tidak akan dengan bodohnya menunjukan pisaunya, dia akan menyembunyikannya dulu, Menunggu kau dekat dulu.

JADI.....
saat uang kertas diperkenalkan, saat itu bisa ditebus dengan emas. dan Bank serta pemerintah yang mengeluarkan uang kertas memegang janjinya, bahwa kertas ini berharga sama dengan emas.

Dan tebak apa yangmereka tulis di kertas tersebut?

"IN GOD WE TRUST"

cara kerja uang kertas untuk merampok anda


Biar kutunjukan padamu, jika kau punya lihatlah sendiri.

Dengan kata lain, "Saat kami memberikan janji kami pada mu bahwa 20 dollar US setara dengan 1 ons emas. Janji kami sama dengan janji Tuhan."

Tapi di tahun 1933 sesuatu yang aneh terjadi, teman kita ini tidak makan halwa. Paman Sam melanggar janjinya, Tebak apa yang dilakukan paman Sam?

April 1933, Paman sam mengeluarkan peraturan, melarang semua penduduk Amerika menyimpan emas. Semua harus mengembalikan emas yang dimiliki, selain perhiasan, perhiasan boleh di simpan.

Setiap emas yang dimiliki, baik itu koin atau batangan harus diberikan ke paman Sam.

Dan dia akan menggantinya dengan kertas. Dan kau harus percaya para Tuhan bahwa janji Paman Sam sebagus Janji Tuhan.

Jadi semua penduduk Amerika memberikan emasnya ke Paman Sam, Maksudnya pemerintah Amerika Serikat.

Jika mereka mengetahuimu menyimpan emas setelah tanggal yang ditentukan, kau akan didenda 10.000 dollar AS dan dipersilahkan menginap sebagai tamu Paman Sam selama 6 bulan di salah satu penjaranya.

Maka semua penduduk Amerika memberikan emasnya dan mengambil kertas itu. Setelah Paman Sam mengumpulkan seluruh emas, tebak apa yang dilakukannya?

Dia menepati janjinya atau melanggarnya?

Ini adalah Pengkhianatan. Padahal mereka adalah orang-orang yang memimpin dunia.

Mereka yang memberikan janji, mereka yang melanggarnya. Paman Sam merubah harga emas dari $20 menjadi $35 per ons emas.

Ha..?? Penduduk Amerika bangun pagi itu dan berkata "Ha.. pemerintah kita sendiri merampok kita?"

Ya!! Pemerintahmu sendiri yang merampokmu. Lalu paman Sam buat pengumuman, "Sebaiknya kalian segera ambil emas kalian sebelum harga kami ubah lagi."

Jadi penduduk Amerika membeli kembali emas mereka dari Paman Sam dengan harga $35 per ons. Dalam proses ini paman Sam merampok hampir separuh kekayaan penduduk Amerika.

Nabi SAW berkata bahwa transaksi-transaksi seperti ini berdasarkan penipuan, dimana kamu mendapatkan keuntungan yang tidak seharusnya. Keuntungan seperti inilah yang oleh Nabi SAW disebut sebagai RIBA.

Bagaimana ini terjadi?

Mereka mulai dengan kertas sertifikat yang dapat ditebus dengan emas. Lalu di tahun 1933, dimana seharusnya kita bangun dan melihat permainan mereka!

Tapi kita tidak bangun!!

Pada tahun 1944, akhir perang dunia II mereka mengkonsolidasi sistem ini dan menjadi sistem keuangan internasional.

Sistem keuangan internasioal, baru muncul setelah konferensi Bretton Woods dekat New York (dibentuknya IMF dan BANK DUNIA).

Apakah hal ini diajarkan di darul Ulum? TIDAK!!

Apa yang mereka lakukan di Bretton?
Mereka Mengatakan Bahwa kertas tidak bisa lagi ditebus dengan emas.

Hanya satu kertas yang akan dipilih untuk bisa ditebus dengan emas, yang lain tidak bisa. Dan yang dipilih adalah US dollar.

Jadi US dolar lah yang bisa ditebus dengan emas. Bukan Poundsterling, rupee pakistan, Rupiah Indonesia, Dollar Australia,

Ini adalah ledakan keras bagi integritas uang.

Hal kedua yang mereka lakukan adalah mengumumkan bahwa yang bisa datang ke Paman Sam untuk menebus kertas dollar mereka dengan emas hanyalah pemerintah.

Kau dan Aku tidak bisa menebusnya. Hanya pemerintah, hanya bank sentral.

Jadi sekarang seluruh sistem kehilangan 99% integritasnya. Tinggal 1% integritas.

Saudara-saudara kita masih memakan halwa.

Tapi tidak ada seorangpun menebus emasnya sejak 1944-1971. lalu perang Vietnam terjadi di akhir tahun 70an, dan Paman sam mencetak banyak kertas untuk membiayai perang.

Dan Paman Sam tidak punya emas untuk mendukung kertas itu. Pada konferensi Bretton Woods mereka menyatakan harga tetap untuk emas yaitu 35 dollar US per ons.

TETAP. Itulah isi perjanjian. Paman Sam tidak punya emas untuk mendukung semua kertas itu.

Pada Sepetember 1971, pemerintah Inggris datang pada Jumat Sore membaya 3 Milyar US dollar dan berkata "Paman Sam, kami ingin emasnya."

Paman Sam tahu bawah permainan telah berakhir. Karena... tebak,!! Siapa yang akan datang dan mengantri besok senin pagi, Apakah Saudi Arabia? Kuwait? Dan Antrian panjang orang-orang pemerintahan yang menginginkan emas.

Setelah Richard Nixon pensiun, diganti David dan pada suatu minggu berpidato pada penduduk Amerika "Kita memberikan janji, tapi tidak perlu menepatinya".

Kita tidak lagi dibebani kewajiban penebusan kertas dengan emas dari bank sentral.

Jadi sejak September 1971 tidak ada lagi ikatan antara kertas dan emas.

........

Perbedaan antara uang asli dengan uang kertas.

 Uang  yang Sunnah dan uang kertas. Uang yang sunnah adalah uang dimana nilainya ada pada uang itu.

Sedangkan definisi dari uang kertas: adalah nilai dari uangnya tidal lagi pada uangnya. Jadi nilainya bisa diubah.

Setiap kali nilainya berubah, nilainya jadi turun.

Apa yang terjadi ketika nilai uang turun?

HAL PERTAMA ADALAH
adanya perpindahan kekayaan besar-besaran dari masyarakat kepada elit-elit predator dimana dalam kasus ini adalah pemerintah.

Masyarakat kehilangan setangah dari kekayaan mereka.

Itulah hal pertama yang terjadi ketika nilai dari uang kertas turun.

Apa hal kedua yang terjadi?

JAWABANNYA ADALAH...

Aku bekerja sepanjang bulan. Aku mendapatkan gaji berupa emas untuk membeli unta. Menyimpannya di balik bantal. Mengeluarkannya 5 tahun kemudian dan masih bisa membeli unta.

10 tahun kemudian masih bisa membeli unta.

TAPI,...
ketika sekarang gajiku berupa uang kertas, ia bisa membeli unta. Kubawa pulang ditempatkan di bawah bantal.

Beberapa tahun kemudian.....
ketika aku mengeluarkannya,...tak bisa untuk membeli unta lagi, hanya bisa membeli keledai sekarang.

LALU KEMANA NILAI UANG ITU PERGI????

Siapa yang mengambil uangmu?? Dan bagaimana mereka mengambil uangmu??
Maka kau akan mengerti game yang mereka mainkan.