Sebuah film yang menguak sisi sejarah dunia yang dilupakan atau bahkan dirahasiakan oleh para ilmuwan sejarah modern.
Sejarah yang hampir tidak dikemukakan dan tidak ditulis di buku-buku sejarah baik yang ada di sekolah-sekolah maupun yang diluar sekolah.
Baru beberapa dekade akhir ini kini muncul usaha-usaha untuk menyebarkan sejarah yan terlupakan ini dalam berbagai cara, lewat buku dan lewat film ini juga.
Tonton Sekarang film ini, sebelum dihapus oleh youtube.
Dibuatnya film pendek ini tentunya bertujuan untuk menguak sejarah yang telah tenggelam oleh zaman dengan cara yang lebih menyenangkan. Dibuat lewat filmatografi yang bagus sehingga terasa lebih sebagai hiburan.
Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang dibolehkan dipelihara di rumah-rumah muslimin. Ada beberapa hadits yang membicarakan tentang kucing.
Perawi Hadits yang paling terkenal saja bernama Abu Hurairah yang artinya Bapaknya Kucing.
Kucing merupakan binatang yang biasanya suka menjaga kebersihan sehingga lebih sehat daripada hewan peliharaan lainnya.
Akhir-akhir ini muncul video viral tentang kucing. Hal yang membuat heboh adalah bahwa kucing tidak berani menginjak Mushaf Al-Quran. Setidaknya ada 2 video yang direkam tentang "tak maunya kucing" menginjak Mushaf Al-Quran ini yang islamwiki temukan di youtube.
Silakan putar video berikut ini:
Namun perlu juga kita kritisi apakah ada hal lain yang membuat si kucing ini tidak mau menginjakkan kakinya pada Mushaf Al-Quran?
Selain video tersebut yuk putar juga video tentang kucing-kucing yang ada di area Masjidil Haram.
Semua pujian dan syukur kepada Allah SWT, dan Shalawat serta salam untuk Rasul-Nya.
Saudara yang terkasih dalam Islam, kami ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan diri yang besar yang Anda berikan di dalam diri kami, dan kami memohon kepada Allah SWT untuk membantu kami melayani tujuan-Nya dan memberikan pekerjaan kami hanya untuk Nya.
Menjawab pertanyaan Anda, kami ingin mengutip fatwa berikut yang dikeluarkan oleh Sheikh M. S. Al-Munajjid, seorang dosen dan penulis Muslim terkemuka di Saudi, yang menyatakan:
Allah SWT telah menciptakan makhluk-makhluk tertentu, beberapa di antaranya diketahui oleh kita dan beberapa di antaranya tidak.
Dalam kapasitasnya sebagai wakil Allah di bumi, manusia ditahbiskan oleh Allah untuk menyembah Dia Sendiri tanpa sekutu. Akibatnya, kita tidak boleh terserap dalam cerita tentang jin, karena ini bukan bentuk pemujaan.
Alquran dan Sunnah menunjukkan bahwa jin ada, dan bahwa ada tujuan keberadaan mereka dalam kehidupan ini, yaitu menyembah Allah Sendiri tanpa pasangan atau rekan. Allah SWT berfirman: "Dan aku (Allah) tidak menciptakan jin dan manusia, kecuali mereka harus menyembah-Ku" (Adh-Dhariyat: 56)
Para Ulama tidak sepakat mengenai perbedaan antara jin dan setan. Beberapa dari mereka mengatakan bahwa kata jin lebih jauh mencakup jin dan juga setan. Kata itu juga termasuk jin yang beriman dan tidak beriman. Allah SWT berfirman, "Dan di antara kita ada orang benar dan di antara kita ada yang jauh dari itu. Kita adalah kelompok yang memiliki peraturan yang berbeda. "(Al-Jinn: 11)" Dan ada diantara kita beberapa yang telah menyerah (kepada Allah) dan ada diantara kita beberapa yang tidak adil. Dan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, maka jalan itu benar. "(Q.S. Al-Jinn: 14)
Namun, kata setan atau shaytan digunakan untuk menyebut orang-orang yang tidak percaya di antara jin. Allah SWT berfirman, "... dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.." (Al-Isra ': 27)
Dunia jin adalah dunia yang independen dan terpisah dengan sifat dan sifatnya yang berbeda yang tersembunyi dari dunia manusia. Jin dan manusia memiliki kesamaan, seperti kemampuan untuk memahami dan memilih antara yang baik dan yang jahat. Kata jin berasal dari bahasa Arab yang berarti "tersembunyi dari pandangan". Allah SWT berfirman: "... Sesungguhnya dia (setan) dan tentaranya dari jin atau sukunya melihat Anda dari tempat Anda tidak dapat melihat mereka ..." (Al-A`raf: 27)
Allah telah memberi tahu kita di dalam Kitab-Nya esensi dari mana jin diciptakan. Dia berkata: "Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. ." (Al-Hijr: 27) `A'ishah (semoga Allah berkenan dengan dia) mengatakan bahwa Nabi (saw) berkata: "Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah dijelaskan kepada Anda." (HR. Muslim)
Video Penjelasan Tentang Penampakan Hantu
Jenis jin
Allah telah menciptakan berbagai jenis jin. Di antara mereka ada beberapa yang bisa mengambil berbagai bentuk seperti anjing dan ular; beberapa yang seperti angin terbang dengan sayap; dan beberapa yang bisa bepergian dan beristirahat. Abu Tha'labah al-Khushni mengatakan bahwa Nabi (saw) mengatakan: "Jin terdiri dari tiga jenis: jenis yang memiliki sayap dan terbang di udara; jenis yang terlihat seperti ular dan anjing; dan tipe yang berhenti untuk beristirahat kemudian melanjutkan perjalanannya. "(Dilaporkan oleh At-Tahawi di Mushkil Al-'Athar)
Jin dan anak-anak Adam
Setiap individu di antara anak-anak Adam memiliki jin yang telah ditunjuk untuk menjadi teman tetapnya (qarin). Ibnu Mas'ud meriwayatkan bahwa Nabi (saw) bersabda: "Rasulullah saw. Bersabda: 'Tidak ada satu di antara kamu yang tidak memiliki jin yang ditunjuk untuk menjadi pendampingnya terus menerus. "Mereka berkata, 'Dan Anda juga, wahai Rasulullah?' Dia berkata, 'Aku juga, tapi Allah telah membantu saya dan dia telah menyerahkannya, sehingga dia hanya membantu saya untuk berbuat baik.'" Dilaporkan oleh Muslim)
Kekuatan mereka
Allah telah memberikan kekuatan jin yang tidak diberikannya kepada manusia. Allah telah memberi tahu kita tentang beberapa kekuatan mereka seperti kemampuan untuk bergerak dan melakukan perjalanan dengan cepat. Salah satu jin berkata kepada Nabi Sulaiman as bahwa dia akan membawa tahta Ratu Yaman ke Yerusalem dalam sekejap, lebih cepat dari waktu yang dibutuhkan seseorang untuk bangkit dari tempat dia duduk.
Allah SWT berfirman: "Berkata Sulaiman: "Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri". (38) Berkata 'Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: "Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya". (39) "(An-Naml: 39-40)
Makanan dan minuman jin
“Dari Ibnu Mas’ud ra berkata: “Pada Suatu hari kami (para sahabat rasul) berkumpul bersama Rasulullah SAW. tiba-tiba kami kehilangan beliau, lalu kami mencarinya di lembah-lembah dan kampung-kampung (namun kami tidak menemukan Rasul). Kami lalu berkata: “Rasulullah Saw telah diculik dan disandera”. Pada malam itu, tidur kami betul-betul tidak menyenangkan.
Ketika pagi hari tiba, terlihat Rasulullah SAW sedang bergegas menemui kami dari arah sebuah gua yang berada di tengah padang pasir. Kami lalu berkata: “Ya Rasulullah Saw, malam tadi kami betul-betul kehilangan Anda, lalu kami cari-cari kesana kemari akan tetapi kami tidak menemukan anda. Lalu kami tidur dengan sangat tidak menyenangkan”.
Rasulullah SAW kemudian bersabda: “Malam tadi aku didatangi oleh utusan dari kelompok Jin, ia membawaku pergi menemui kaumnya untuk mengajarkan al-Qur’an”.
Ibnu Mas’ud kemudian berkata kembali: “Lalu kami diajak oleh Rasulullah untuk melihat bekas-bekas tempat dan perapian mereka (kelompok jin)”.
Para jin itu kemudian bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai makanan mereka. Rasulullah SAW menjawab: “Makanan kalian itu (wahai golongan jin) adalah setiap tulang yang masih ada sisa-sisa dagingnya yang berada di tangan kalian dan ketika memakannya tidak disebutkan nama Allah serta semua tahi (kotoran) binatang ternak kalian”.
Rasulullah SAW kemudian melanjutkan sabdanya: “Oleh karena itu, janganlah kalian (para sahabat) beristinja (membersihkan najis seperti habis buang air kecil atau besar dengan menggunakan batu atau benda lainnya selain air) dengan keduanya (tulang dan kotoran binatang), karena keduanya itu adalah makanan saudara kalian (golongan jin)” (H.R. Muslim No. 682)
Jin beriman dapat memakan tulang mana pun yang nama Allah telah disebutkan, karena Rasulullah saw. Tidak mengizinkan mereka untuk memiliki sesuatu yang nama Allah belum disebutkan - yaitu untuk jin yang kafir.
Binatang jin
Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Ibn Mas'ud, yang telah dikutip di atas, jin tersebut meminta Rasulullah saw. Untuk bekal, dan dia berkata kepada mereka: "... dan (Anda dapat memiliki) semua tahi (kotoran) binatang ternak kalian”. "
Tempat tinggal jin
Jin tinggal dimana kita tinggal di bumi ini. Mereka kebanyakan ditemukan di reruntuhan dan tempat-tempat najis seperti kamar mandi, tempat pembuangan kotoran, tempat pembuangan sampah dan kuburan. Oleh karena itu Nabi (saw) mengajari kita untuk berhati-hati saat memasuki tempat-tempat seperti itu, dengan membaca zikir (menyebutkan nama Allah) yang ditentukan oleh Islam.
Salah satu dari ini dilaporkan oleh Anas ibn Malik ra., Yang mengatakan: "Ketika Rasulullah (saw) masuk ke toilet, dia akan berkata, 'Allahumma inni a'udhu bika min al-khubuthi wal-khaba'ith (ya Allah, aku mencari perlindungan denganmu dari semua kejahatan dan kejahatan (kejahatan dan kejahatan)]. "
Beberapa jin adalah Muslim dan beberapa adalah non-Muslim
Allah mengatakan kepada kita bahwa beberapa jin berkata "Dan ada diantara kita beberapa yang telah menyerah (kepada Allah) dan ada diantara kita beberapa yang tidak adil. Dan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, maka jalan itu benar. "(Al-Jinn: 14)
Perlindungan dari bahaya jin
Karena jin bisa melihat kita sementara kita tidak dapat melihat mereka, Nabi (saw) mengajari kita banyak cara untuk melindungi diri kita dari bahaya mereka. Mereka mencari perlindungan dari Allah dari syetan terkutuk, membaca surat Al-Falaq dan tAn-Nas, dan mengucapkan kata-kata yang diucapkan oleh Allah di dalam Al Qur'an. Allah SWT berfirman, "Dan katakanlah: "Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku"(Al-Mu'minun: 97-98)
Mengucapkan Bismillah (Dengan Nama Allah) sebelum memasuki rumah, makan atau minum seseorang, dan melakukan hubungan intim akan menjaganya dari Setan untuk masuk rumah atau mengambil bagian dalam makanan, minuman dan aktivitas seksualnya. Begitu pula menyebut nama Allah sebelum masuk toilet atau melepas pakaian seseorang akan mencegah jin untuk melihat seseorang dalam keadaan menanggalkan baju atau merugikannya. Nabi saw. Bersabda: "Untuk memasang penghalang yang akan mencegah jin untuk melihat anak-anak Adam, biarlah salah seorang dari kalian mengatakan 'Bismillah' saat memasuki toilet." (Dilaporkan oleh At-Tirmidzi)
Kekuatan iman dan agama pada umumnya juga akan mencegah jin melukai seseorang, sehingga jika mereka bertengkar, orang yang memiliki keyakinan akan menang. Ibnu Mas'ud (ra dengan dia) berkata: "Seorang pria dari kalangan Sahabat Muhammad bertemu dengan seorang pria dari kalangan jin. Mereka bergumul, dan manusia merobohkan jin. Manusia berkata kepadanya, 'Anda terlihat kecil dan kurus pada saya, dan lengan Anda terlihat seperti kaki depan seekor anjing. Apakah semua jin terlihat seperti ini, atau hanya Anda? 'Dia berkata,' Tidak, demi Allah, di antara mereka saya kuat, tapi mari kita bergulat lagi, dan jika Anda mengalahkan saya, saya akan mengajarkan sesuatu yang akan Anda lakukan dengan baik. 'Orang itu lalu berkata,' Baiklah. 'Dia berkata,' mengucapkan (ayat Kursi) artinya: "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. "(Al-Baqarah: 255) Manusia berkata, 'Baiklah.' Dia berkata, 'Anda tidak akan pernah melafalkan ini di rumah Anda tkecuali syetan akan keluar dari sana seperti seekor keledai yang memecahkan angin, dan dia tidak akan pernah kembali sampai besok pagi. '"(Dilaporkan oleh Ad-Darami)
Untuk informasi lebih lanjut lihat `Aalam Al-Jinn wa Ash-Shayatin oleh `Umar Sulayman Al-Ashqar." Tulisan ini diterjemahkan dari situs : https://archive.islamonline.net/?p=643
Jin, Syetan dan Iblis adalah makhluk yang namanya ini diceritakan berulang-ulang di dalam Al-Qur'an. Secara tegas dinyatakan dalam Al-Quran bahwa "Syetan adalah MUSUH yang NYATA".
Berikut ini adalah list ayat-ayat Al-Qur'an yang mengandung kata-kata JIN, SYETAN dan IBLIS
AYAT TENTANG JIN
Jin adalah Makhluk Allah yang diciptakan oleh Allah SWT dari Api yang menyala. Mereka adalah kebanyakan pendusta, mereka menipu manusia dengan bisikan jahat dan angan-angan kosong.
Banyak manusia yang disesatkan oleh jin, mereka berbohong tentang segal hal sehingga membuat manusia merasa takut, akhirnya manusia terjerumus pada kesyirikan, dengan menghamba pada Jin.
Berikut ini adalah ayat-ayat Al-Quran yang mengandung kata JIN.
Al-An'am ayat 100 Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.
Al-An'am Ayat 112 Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.
Al-An'am ayat 128 Dan (ingatlah) hari diwaktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): "Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia", lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian dari pada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami". Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)". Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
Al-An'am ayat 130 Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.
Al-A'raf ayat 38 Allah berfirman: "Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka), dia mengutuk kawannya (menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu: "Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka". Allah berfirman: "Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahui"
Al-A'raf ayat 179 Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
Hud ayat 119 Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan. (117) Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, (118) kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya. (119)
Q.S. AlHijr Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. (26) Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. (27)
Q.S. Al-Isra' ayat 88 Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain".
Q.S. AlKahfi ayat 50 Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim.
Q.S. An-Naml Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). (17)
Berkata Sulaiman: "Hai pembesar-pembesar (Jin), siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri". (38) Berkata 'Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: "Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya". (39)
Q.S. AsSajdah ayat 13 Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk, akan tetapi telah tetaplah perkataan dari pada-Ku: "Sesungguhnya akan Aku penuhi neraka jahannam itu dengan jin dan manusia bersama-sama".
Q.S. Saba' Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala. (12) Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih. (13) Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam siksa yang menghinakan. (14)
Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu". (41)
Q.S. AsShaffat Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka), (158) Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan, (159)
Q.S. Shad Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat. (34) Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi". (35) Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya, (36) dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan semuanya ahli bangunan dan penyelam, (37) dan syaitan yang lain yang terikat dalam belenggu. (38) Inilah anugerah Kami; maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab. (39) Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik. (40)
Q.S Fussilat Dan Kami tetapkan bagi mereka teman-teman yang menjadikan mereka memandang bagus apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka dan tetaplah atas mereka keputusan azab pada umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari jinn dan manusia, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi. (25)
Dan orang-orang kafir berkata: "Ya Rabb kami perlihatkanlah kepada kami dua jenis orang yang telah menyesatkan kami (yaitu) sebagian dari jinn dan manusia agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami supaya kedua jenis itu menjadi orang-orang yang hina". (29)
Q.S. Al-Ahqaf ayat 18 Mereka itulah orang-orang yang telah pasti ketetapan (azab) atas mereka bersama umat-umat yang telah berlalu sebelum mereka dari jin dan manusia. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi.
Ad-Dzariyat ayat 56 Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.
Ar-Rahman Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar, (14) dan Dia menciptakan jin dari nyala api. (15) Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (16)
Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin. (31) Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (32) Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan. (33) Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (34) Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya). (35) Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (36) Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. (37) Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (38) Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya. (39) Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (40)
Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin. (56)
Q.S. AL-Jinn Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan, (1)... dstnnya.. (Baca satu surat lengkap surat Al-Jinn - surat ke 72).
Dan bahwasanya: orang yang kurang akal daripada kami selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah, (4) dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah. (5) Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan. (6) Dan sesungguhnya mereka (jin) menyangka sebagaimana persangkaan kamu (orang-orang kafir Mekah), bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan seorang (rasul)pun, (7)
Q.S. An-Naas Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. (1) Raja manusia. (2) Sembahan manusia. (3) Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, (4) yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, (5) dari (golongan) jin dan manusia. (6)
AYAT TENTANG IBLIS
Iblis adalah Makhluk Allah SWT dari kalangan Jin yang membangkang perintah Allah, yaitu ketika Allah memerintahkan untuk bersujud di hadapan Adam, Iblis menolaknya karena kesombongannya, dia merasa lebih baik dari Adam karena diciptakan dari Api. Iblis akan tetap hidup sampai hari kiamat tiba. Iblis dan bala tentaranya baik dari Golongan Jin dan Manusia akan terus menjerumuskan manusia agar menempuh jalan ke Neraka.
Q.S ALBAQARAH Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir. (34)
Q.S Al-A'RAF Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Bersujudlah kamu kepada Adam", maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud. (11) Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah". (12) Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina". (13) Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan". (14) Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh". (15) Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, (16) kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). (17) Allah berfirman: "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya". (18)
Q.S. AlHIJR Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud. (29) Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, (30) kecuali iblis. Ia enggan ikut besama-sama (malaikat) yang sujud itu. (31)
Allah berfirman: "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu?" (32) Berkata Iblis: "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk" (33) Allah berfirman: "Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, (34) dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat". (35) Berkata iblis: "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan, (36) Allah berfirman: "(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, (37) sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan, (38) Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, (39) kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka". (40)
Q.S. AL-ISRA' Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu semua kepada Adam", lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: "Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?" (61) Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil". (62) Tuhan berfirman: "Pergilah, barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup. (63) Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka. (64) Sesungguhnya hamba-hamba-Ku, kamu tidak dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhan-mu sebagai Penjaga". (65)
Q.S. Al-KAHF Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim. (50) Aku tidak menghadirkan mereka (iblis dan anak cucunya) untuk menyaksikan penciptaan langit dan bumi dan tidak (pula) penciptaan diri mereka sendiri; dan tidaklah Aku mengambil orang-orang yang menyesatkan itu sebagai penolong. (51)
Q.S. Thaha Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam", maka mereka sujud kecuali iblis. Ia membangkang. (116) Maka Kami berkata: "Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka. (117) Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang, (118) dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya". (119) Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: "Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?" (120)
Q.S. ASSHU'ARA dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat", (91) dan dikatakan kepada mereka: "Dimanakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya) (92) selain dari Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?" (93) Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat, (94) dan bala tentara iblis semuanya. (95) Mereka berkata sedang mereka bertengkar di dalam neraka: (96) "demi Allah: sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata, (97) karena kita mempersamakan kamu dengan Tuhan semesta alam". (98) Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang yang berdosa. (99)
Q.S. SABA' Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman. (20) Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu. (21)
Q.S. Shad. kecuali iblis; dia menyombongkan diri dan adalah dia termasuk orang-orang yang kafir. (74) Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?". (75) Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah". (76) Allah berfirman: "Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk, (77) Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan". (78) Iblis berkata: "Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan". (79) Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, (80) sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat)". (81) Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, (82) kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka. (83)
AYAT TENTANG SYAITAN
Syaitan atau syetan adalah suatu sifat baik dari Jin dan Manusia yang menghamba pada Iblis, yaitu sifat jahat untuk menentang atau membangkang atas segala perintah Allah SWT, yang timbul dari hawa nafsu. Syetan itu bisa berasal dari Golongan Jin maupun dari Golongan Manusia.
Q.S. AL-Baqarah Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan". (36)
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.(168)
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.(208)
Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui. (268)
Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (275)
Q.S. Ali Imran Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk". (36)
Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu, hanya saja mereka digelincirkan oleh syaitan, disebabkan sebagian kesalahan yang telah mereka perbuat (di masa lampau) dan sesungguhnya Allah telah memberi maaf kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. (155)
Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman. (175)
Q.S. An Nisa' Dan (juga) orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka karena riya kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Barangsiapa yang mengambil syaitan itu menjadi temannya, maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya. (38)
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. (60)
Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah. (76)
Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu). (83)
dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka meubahnya". Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata. (119)
Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka. (120)
Q.S. AL-Maidah Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). (91)
Q.S. Al-An'am Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan syaitanpun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.(43)
Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika syaitan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim itu sesudah teringat (akan larangan itu).(68)
Dan di antara hewan ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. Makanlah dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (142)
Q.S. Al-A'raf Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)". (20)
maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: "Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?" (20)
Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman. (27)
Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat. (175)
Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah. (200)
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya. (201)
Q.S. Al- Anfal (Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kaki(mu). (11)
Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: "Tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah". Dan Allah sangat keras siksa-Nya. (48)
Q.S. Yusuf Ayahnya berkata: "Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan)mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia". (5)
Dan Yusuf berkata kepada orang yang diketahuinya akan selamat diantara mereka berdua: "Terangkanlah keadaanku kepada tuanmu". Maka syaitan menjadikan dia lupa menerangkan (keadaan Yusuf) kepada tuannya. Karena itu tetaplah dia (Yusuf) dalam penjara beberapa tahun lamanya. (42)
Dan ia menaikkan kedua ibu-bapanya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. Dan berkata Yusuf: "Wahai ayahku inilah ta'bir mimpiku yang dahulu itu; sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. Dan sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaku, ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah syaitan merusakkan (hubungan) antaraku dan saudara-saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (100)