Thursday, September 3, 2009

TENTANG TEKNIK PENULISAN OLEH KONTRIBUTOR DAN KORESPONDEN NEWS TRANS TV, YANG MASIH PERLU DIBENAHI

Oleh Satrio Arismunandar

Saya mendapat masukan dari sejumlah producer dan asprod Reportase, tentang cara penulisan berita oleh beberapa koresponden/kontributor yang dianggap masih bermasalah. Misalnya: naskah yang logika content-nya kurang jelas, strukturnya agak kacau (tidak jelas antara korban atau saksi), kurang akurat dalam fakta, dsb.

Hal ini telah meningkatkan beban kerja producer/asprod, karena suatu naskah harus dibongkar habis-habisan, atau asprod harus bolak-balik menelepon keresponden/kontributor untuk menjelaskan/mengkonfirmasikan hal-hal tertentu yang tidak jelas pada naskah bersangkutan. Kondisi ini tentu juga merugikan (kurang efisien) dari segi waktu dan biaya.

Tentu tidak semua koresponden/kontributor begitu. Ada juga yang sudah baik dalam penulisan naskahnya. Hal ini juga diakui oleh para producer/asprod sebagai user, yang tiap hari harus berurusan dengan naskah-naskah dari daerah.

Namun, untuk perbaikan dan penyempurnaan, saya mengusulkan, para produser/asprod memberi masukan singkat tentang siapa saja koresponden/kontributor yang sudah baik naskahnya, siapa yang sudah cukup memenuhi standar, dan siapa pula yang masih butuh pembinaan dan pembenahan. Karena masukan ini disarikan dari seluruh producer/asprod Reportase, diharapkan tentunya masukan kolektif itu akan cukup obyektif dan mengurangi unsur subyektivitas.

Buat rekan-rekan koresponden/kontributor, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena tujuan masukan ini adalah kebaikan kita bersama dan peningkatan kualitas produk yang dihasilkan program Reportase khususnya dan Divisi News umumnya. Kepada rekan-rekan yang dinilai masih perlu pembenahan, mungkin saja diberikan training penulisan naskah untuk menyegarkan kembali pemahaman tentang teknik-teknik penulisan berita yang baik.

Demikian sekedar usulan dari saya.
Jakarta, Agustus 2009

No comments:

Post a Comment