Showing posts with label Seksologi. Show all posts
Showing posts with label Seksologi. Show all posts

Sunday, December 18, 2011

Faktor Tersembunyi Pemicu Sulit Hamil



Lingkungan rumah tak sehat bukan hanya memengaruhi kesuburan wanita, tapi juga pria.

Banyak wanita menikah sulit hamil. Di Amerika Serikat, 7,3 juta wanita mengalaminya. Sebesar 10 persen di antaranya tak terdeteksi penyebabnya. Namun, sejumlah pakar medis menduga penyebab ketidaksuburan bisa berasal dari lingkungan rumah yang terkontaminasi.

Lingkungan rumah yang tak sehat bukan hanya dapat memengaruhi kesuburan wanita, tapi juga pria. Ini mungkin membantu menjelaskan fakta yang menyatakan bahwa sebanyak 40 persen pria mengalami infertilitas.

Seperti dikutip dari laman Shine, sofa, lantai, dan tempat-tempat lain di lingkungan rumah bisa berkontribusi sebagai penyebab ketidaksuburan. Bahkan, peralatan rumah tangga dari plastik, bahan kimia, dan alat masak juga bisa menghambat kehamilan.

1. Bahan kimia

Konveyor kimia yang ditemukan di cat, pernis, thinner, resin, karet, pelumas, pewarna, deterjen, isolasi, tinta, film, kosmetik, cairan pembersih, cat kuku, dan produk sejenis lainnya dapat mengganggu siklus haid wanita, bahkan bisa memicu keguguran.

Pada pria, bahan-bahan kimia ini juga bisa menurunkan kualitas sperma. Intinya, jika ingin sehat dan sistem reproduksi bekerja dengan baik, jangan menggunakannya terlalu berlebihan. Harus jeli memilih produk ramah lingkungan.

2. Sofa dan karpet

Bantal sofa, kursi mobil, karpet, casing perangkat elektronik tak jarang mengandung bahan kimia difenil eter bifenil (PBDE) yang dapat mengontaminasi darah. Dalam penelitian terbaru, wanita dengan kadar tinggi PBDE dalam darah membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil.

Wanita harus menghindari lokasi, di mana karpet sedang dibersihkan. Lebih baik tidak membersihkan furnitur sendiri jika tengah melakukan program kehamilan.

3. Sabun

Sabun antibakteri mengandung triclosan dirancang untuk melindungi pasien rumah sakit yang rentan terhadap infeksi. Triclosan juga ditemukan di sampo dan pasta gigi tertentu. Bahan kimia ini dapat mengganggu hormon endokrin dan telah terbukti mengganggu sistem reproduksi pada beberapa ikan air tawar.

Kontaminasi triclosan meningkatkan kadar hormon wanita pada ikan jantan sehingga menurunkan jumlah sperma mereka. Meskipun belum terbukti bahwa dampak triclosan bisa menghambat kesuburan manusia, tapi Anda tetap perlu mewaspadainya.

4. Plastik elastis

Jangan biarkan tubuh terbiasa melakukan kontak dengan senyawa kimia phthalates yang biasa digunakan dalam produk plastik rumah tangga. Meski sudah muncul larangan penggunaan senyawa ini, namun tak jarang masih muncul dalam wujud cat kuku, tirai vinyl shower, lantai ubin vinil, perekat, bahan bangunan, plastik, bahkan mainan seks.

Senyawa itu berpotensi memengaruhi kualitas dan jumlah sperma, serta mampu merusak DNA. Pada wanita, beberapa ilmuwan menduga bisa menyebabkan endometriosis, suatu kondisi yang mengganggu siklus menstruasi dan dapat mengganggu pembuahan.

Hindari membeli produk-produk yang terbuat dari PVC lembut. Hindari juga penggunaan wadah plastik saat memanaskan makanan di microvawe, lebih baik menggunakan kaca atau stainless steel untuk makanan dan minuman panas. Hindari pula berguling-guling di lantai vinil Anda.

5. Panci antilengket

Sejumlah produk panci antilengket mengandung senyawa perfluorinated, yang dapat memengaruhi reproduksi. Wanita yang memiliki kesulitan hamil lebih mungkin memiliki tingkat senyawa perfluorinated yang tinggi dalam darah mereka dibandingkan mereka yang mudah hamil.

Saturday, December 17, 2011

Manfaat Onani Bagi Kesehatan

Manfaat Masturbasi Bagi Kesehatan - Tabu, menimbulkan rasa bersalah, atau bisa berdampak buruk bagi kesehatan adalah sejumlah anggapan yang membuat kebanyakan wanita merasa jengah ketika membahas soal masturbasi. Bisa dibilang, kegiatan yang juga dikenal dengan istilah onani atau seks ’swadaya’ ini memang lebih populer di kalangan pria. Tapi, sebenarnya tidak sedikit wanita yang juga melakukannya.



Menurut studi seputar masturbasi mengungkapkan, sebanyak 95 persen pria dan 89 persen dari wanita ternyata melakukan aktivitas ini. Mereka terdiri orang-orang yang berasal dari berbagai latar belakang, profesi, dan umur.

Lantas, apakah masturbasi berbahaya? Di dunia medis, masturbasi dianggap sebagai perilaku alami, baik untuk pria maupun wanita. Ini tidak fisik maupun :hugs:mental. Masturbasi baru menjadi masalah bila dilakukan secara berlebihan hingga mengganggu kehidupan sehari-hari, misalnya Anda sampai titik mengabaikan pekerjaan rumah tangga, seperti dikutip dari laman Divine Caroline.

Percaya atau tidak, penelitian telah menunjukkan bahwa masturbasi memiliki manfaat kesehatan potensial bagi pria dan wanita. Carrie Levine, seorang bidan asal Amerika Serikat, juga mengungkap, masturbasi pada wanita sebenarnya memiliki dampak positif baik bagi kesehatan fisik maupun psikologis.

Apa saja manfaatnya?

- Membantu seseorang lebih relaks dan mudah tertidur.

- Mengurangi stres.

- Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

- Mungkin memberikan perlindungan terhadap kanker prostat.

Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa persentase penduduk yang bermasturbasi secara teratur untuk menggantikan hubungan seksual normal memiliki insiden lebih rendah terkena kanker prostat.

* Kegiatan ini pada dasarnya adalah seks aman tanpa khawatir terhadap kehamilan dan PMS.

* Masturbasi berpotensi meningkatkan kesehatan dan tidak berbahaya bagi mental atau fisik Anda.