Ada lomba yang diikuti oleh marinir mancanegara, yaitu Marinir Amerika, Marinir Inggeris, dan Marinir Indonesia. Ketiganya ditugaskan untuk menaklukkan seekor gajah ngamuk.
Pertama, giliran Marinir Amerika. Tapi, ia gagal menaklukkan gajah itu dan mati diinjak gajah.
Kedua, Marinir Inggeris. Ia berhasil menaiki badan gajah dan bisa duduk di atas kepala gajah, tetapi ia gagal juga karena dililit belalai gajah. Ia pun dibanting ke tanah, sehingga tewas.
Terakhir, giliran Marinir Indonesia. ”Mati aku, rek,” keluh si Marinir dengan logat Suroboyoan. ”Gimana caranya menghadapi gajah ngamuk?”
Akhirnya, si Marinir memberanikan diri dan menatap mata si gajah. Kemudian ia mengeluarkan dompet dan mengeluarkan amplop. Isi amplop berupa kertas, ia perlihatkan pada si gajah buat dibaca.
Semenit kemudian gajah itu diam. Mata si gajah pun berkedip-kedip, kemudian gajah itu menghampiri si Marinir dan menangis tersedu-sedu. Gajah itu tidak mengamuk lagi. Orang-orang yang menyaksikan kejadian langka itu pun heboh dan penasaran, dan bertanya, kertas apa sih yang diperlihatkan si Marinir pada gajah?
Si Marinir menjawab sambil nyengir, ”Kertas yang saya kasih lihat ke gajah itu adalah Daftar Gaji saya....he..he..he...”
(Joke ini dilontarkan oleh seorang Sersan Marinir dari Armatim, dalam penjaringan peserta Stand Up Comedian Indonesia, yang diselenggarakan oleh Kompas TV, 2011)
No comments:
Post a Comment